Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 12 Mei 2026
Kurangi Pembakaran Jerami Padi, Petani Diajak Lakukan Fermentasi Untuk Pakan Ternak
BERITABALI.COM, BADUNG.
Petani peternak diajak untuk melakukan fermentasi jerami padi sebagai pakan ternak guna mengurangi pembakaran jerami yang dapat berdampak pada pemanasan global.
Fermentasi jerami padi menjadi pakan dapat menjadi solusi ketersediaan pakan bagi ternak saat musim kemarau dan ketersediaan pakan hijauan tidak tersedia.
“Saat panen, jerami padi berlimpah bahkan kebanyakan dibakar-bakar agar lahan cepat bisa ditanami lagi. D isaat musim kemarau, mereka susah mencari pakan sapi, bahkan sampai membeli ke Desa lain, sehingga perlu alat angkut dan biaya yang besar,” papar Koordinator tim peneliti dari Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa, Ir. Ni Ketut Sri Rukmini, MP didampingi Dr. Ir. Ni made Ayu Gemuh Rasa Astiti, MP dan Ir. Anak Agung Putri Risa Andriani, M.Si saat melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di Kelompok Usaha Peternakan Sapi Bali “Buana Sari” Desa Taman, Abiansemal, Badung pada MInggu (9/5).
Menurut Sri Rukmini, fermentasi jerami padi sebagai pakan ternak dapat dioptimalkan dalam upaya memanfaatkan sumber daya lokal yang tersedia. Pemanfaatan jerami padi sebagai pakan juga menjadi solusi dalam upaya penyediaan pakan yang efisien dari segi biaya.
Sri Rukmini mengungkapkan harus diakui bahwa pengetahuan petani peternak masih minim mengenai cara pengolahan jerami padi sebagai pakan ternak. Pelatihan pengolahan menjadi penting agar petani mampu melakukan fermentasi jerami padi.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1114 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 879 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 702 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 649 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik