Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tak Diizinkan Gunakan Kuburan, Warga Blokir Jalan

Sabtu, 31 Juli 2021, 22:10 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Warga blokir jalan karena tak diizinkan gunakan kuburan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NTB.

Warga Dusun Serangin, Desa Sukaraja, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur (Lotim) memblokir jalan menuju Dusun Lingkok Bunut, Desa Lekor, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah (Loteng), Jumat (30/7). 

Pemblokiran ini berawal dari warga Serangin yang tidak boleh lagi menggunakan kuburan Serangin yang masuk wilayah Lingkok Bunut itu untuk pemakaman. 

Irpan, salah seorang tokoh warga Serangin mengatakan, sebelumnya warga Serangin selalu dimakamkan di kuburan itu. Namun belakangan tidak diizinkan lagi. Warga Serangin diminta menggunakan makam di Lotim. 

Dengan dilarangnya warga dimakamkan di sana, secara otomatis kata Irpan, warga Serangin akan memilih pemakaman Tundak di Desa Batu Putik, Kecamatan Keruak sebagai pilihan. Lokasinya sangat jauh dari Dusun Serangin sehingga perlu menggunakan ambulans. 

“Kita blokir sampai dengan waktu yang tidak jelas, sampai ada titik terang,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Jerowaru, Ipda Abdurrasid bersama Camat Jerowaru yang hadir di lokasi langsung melakukan mediasi guna membuka pemblokiran jalan. Hadir pula Kapolsek Janapria Iptu Muhdar. 

Dikatakan, pemblokiran jalan ini dipicu lantaran warga Serangin tidak diizinkan memakamkan warganya di kuburan Serangin yang berlokasi di wilayah Lingkok Bunut. Karena hal itulah, warga Serangin emosi dan melakukan pemblokiran jalan. 

“Sebelum diblokir jalan ini, kita sempat mediasi antara pemerintah Jerowaru Lombok Timur dengan Pemerintah Kecamatan Janapria, tapi belum ada titik terang,” kata Kapolsek, Sabtu (31/7).

Tidak berhenti di mediasi pertama katanya, mediasi kembali dilakukan, di mana dalam mediasi itu, warga Serangin minta agar dibuatkan satu pintu di wilayah selatan, agar warga Serangin lebih mudah. Tetapi warga Lingkok Bunut tidak memberikan izin.

“Dengan adannya pemblokiran ini tentunya membuat warga Lingkok Bunut kesulitan akses, namun atas pemblokiran ini kita menunggu informasi dari Polsek Jerowaru dan pemerintah kecamatan,” ujarnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/lom



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami