Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 1 November 2026
Longsor di Karangasem, Sekeluarga Tertimbun, 1 Anak Tewas
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Duka mendalam dirasakan oleh I Putu Merta Nadi warga Banjar Dinas Pejeng, Desa Menanga, Rendang, Karangasem.
Ia harus merelakan kepergian salah satu buah hatinya akibat peristiwa longsor yang menimpa rumahnya pada Selasa pagi, (03/08/2021).
Informasi yang diperoleh, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 05.00 WITA, tanah yang berada di atas dekat bangunan rumahnya setinggi 25 meteran tiba - tiba amblas dan menimpa bagian tembok belakang rumah. Karena tidak kuat menahan beban, tembok rumah yang kebetulan pada bagian kamar tidur seketika jebol.
Saat kejadian Putu Merta Nadi (33) dan istri Ni Putu Eka Jayanti (31) beserta tiga orang anaknya yaitu Ni Luh Anggi Darmayanti (10), Kadek Adi Saputra (8) dan Komang Putra Adnyana (4) sedang berada di dalam kamar tertimbun retuntuhan.
Seluruh penghuni rumah sempat terkena reruntuhan, Merta Nadi dan putrinya Anggi Darmayanti beserta Adi Saputra selamat hanya mengalami luka ringan. Sedangkan istrinya Jayanti mengalami patah pada pegelangan kaki dan anak bungsunya Putra Adnyana yang baru berusia 4 tahun tak tertolong. Lantas korban dinyatakan meninggal dunia saat dibawa ke Puskesmas Rendang.
Kapolsek Rendang, Kompol. I Made Sudartawan yang turun langsung ke lokasi kejadian menerangkan, longsor kemungkinan disebabkan oleh kondisi tanah yang labil akibat curah hujan tinggi yang turun di wilayah tersebut sejak beberapa hari terakhir ini.
"Sebelum kejadian pemilik rumah mengaku sempat mendengar suara gemuruh, saat itu mereka sedang berada di dalam kamar, semuanya terkena reruntuhan dan sudah dievakausi ke Puskesmas Rendang, istrinya mengalami patah tulang dan satu anaknya plaing kecil dinyatakan meninggal dunia," ujarnya.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan