Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 1 November 2026
Istri Mengaku Sakit Hati Disuruh Tidur dengan Pria Lain
Siram Suami dengan Minyak Goreng
BERITABALI.COM, NTB.
Kasus seorang istri di Bima tega menyiram suaminya dengan minyak goreng panas, terus bergulir.
Rostina (40 tahun) pelaku, akhirnya menceritakan alasan dia tega menyiram suaminya, Anwar alias Obo dengan minyak goreng panas.
Rostina warga Desa Dena, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima merasa kesal. Bukan saja karena disuruh goreng ikan. Namun setumpuk masalah sebelumnya menjadi alasan ia berbuat nekat.
“Saya menyiramnya dengan minyak goreng panas bukan karena alasan cemburu. Sekali lagi, bukan karena saya cemburu. Dan, saya memang tidak cemburu,” tegas menjawab pertanyaan wartawan di Mapolres Bima, Rabu (4/8).
Rostina merupakan istri siri dari Anwar. Ia dinikahi oleh Anwar saat berstatus janda. Mereka sudah empat tahun berumah tangga. Selama menjadi suami istri, Rostina mengaku kerap disiksa, diancam dan ditodong menggunakan parang.
Parahnya lagi, Rostina disuruh tidur dengan pria lain. Tak hanya itu, ia juga pernah dibacok di bagian kaki menggunakan parang.
“Saya disiksa (dipukul) bukan saja di rumah, saat berada di pasar juga pernah dipukul," akunya.
"Yang paling menyakitkan hati saya, dia menyuruh saya untuk tidur dengan pria lain. Dia mengucapkan hal itu kepada saya lebih dari satu kali. Terakhir beberapa hari sebelum saya menyiramnya pakai minyak goreng panas,” ungkap Rostina.
Ia menyiram suaminya dengan minyak panas sebagai puncak kekesalannya selama bertahun-tahun lamanya. "Sebelum kejadian itu, dia (Anwar) sempat marah dan bahkan melontarkan kata-kata kasar," ujarnya.
Rostina tidak menampik kalau suaminya orang yang bertanggungjawab mengenai nafkah. Setiap bulan ia menerima uang Rp2.310.000 dari Anwar. "Kalau uang selalu dikasih," katanya.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan