Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 5 Juli 2026
Ombudsman Ingatkan Rektor Unud Baru Bersikap
Soal Aksi Demo Mahasiswa
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Aksi demo yang dilakukan mahasiswa mewarnai serangkaian pelantikan Rektor Unud periode 2021-2025, Prof. Dr. Ir. Nyoman Gde Antara, belum lama ini.
Massa dari Aliansi Asa Udayana menuntut agar Rektor baru berkomitmen menuntaskan sejumlah masalah. Di antaranya penyesuaian biaya pendidikan di tengah situasi pandemi, dan kekerasan seksual. Terkait tuntutan mahasiswa itu, Kepala Ombudsman RI Provinsi Bali, Umar Ibnu Alkhatab mengingatkan agar rektor baru segera mengambil langkah konkrit.
"Kami rasa tuntutan mahasiswa tersebut bisa dijadikan sebagai bahan awal untuk memulai pekerjaannya sebagai rektor," ungkap Umar, Kamis (26/8).
Dirinya berharap rektor yang baru memiliki kemampuan untuk membawa Universitas Udayana ke arah yang lebih baik sebagaimana yang diamanatkan dalam statuta perguruan tinggi itu, yakni terwujudnya lembaga pendidikan tinggi yang menghasilkan sumber daya manusia unggul, mandiri, dan berbudaya.
"Kami meminta agar rektor yang baru memaksimalkan ikhtiarnya untuk mewujudkan visi Universitas Udayana yang termuat dalam statuta itu," ujarnya.
Menurut Umar, peran rektor sangat vital dalam mendorong kemajuan sebuah perguruan tinggi. Dalam konteks Universitas Udayana, rektor yang baru diminta untuk membawa perubahan dan pembaruan yang signifikan bagi Universitas Udayana secara profesional dan mampu menciptakan kolektivitas dengan semua civitas akademika. "Peran rektor sangat vital, dia tidak boleh asyik dengan dirinya sendiri dan berkutat dengan hal-hal yang rutin. Rektor harus mencerminkan sebuah perubahan yang bersifat profesional dan kolektif," imbuh Umar.
Umar berharap agar rektor yang baru tidak anti terhadap kritik dan serius memperhatikan suara yang berseberan?an dengan kebijakannya. Di samping itu, rektor harus mendorong civitas akademika untuk lebih responsif dengan apa yang terjadi di luar kampus.
"Kampus jangan jadi menara gading, ia harus responsif, baik terhadap kritik internal, maupun terhadap apa yang terjadi di eksternal kampus. Saat ini, publik mendambakan peran kampus Udayana yang lebih konkrit," tambah Umar.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3547 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1126 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 530 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 511 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun