Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 6 Oktober 2026
Ombudsman Ingatkan Rektor Unud Baru Bersikap
Soal Aksi Demo Mahasiswa
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Aksi demo yang dilakukan mahasiswa mewarnai serangkaian pelantikan Rektor Unud periode 2021-2025, Prof. Dr. Ir. Nyoman Gde Antara, belum lama ini.
Massa dari Aliansi Asa Udayana menuntut agar Rektor baru berkomitmen menuntaskan sejumlah masalah. Di antaranya penyesuaian biaya pendidikan di tengah situasi pandemi, dan kekerasan seksual. Terkait tuntutan mahasiswa itu, Kepala Ombudsman RI Provinsi Bali, Umar Ibnu Alkhatab mengingatkan agar rektor baru segera mengambil langkah konkrit.
"Kami rasa tuntutan mahasiswa tersebut bisa dijadikan sebagai bahan awal untuk memulai pekerjaannya sebagai rektor," ungkap Umar, Kamis (26/8).
Dirinya berharap rektor yang baru memiliki kemampuan untuk membawa Universitas Udayana ke arah yang lebih baik sebagaimana yang diamanatkan dalam statuta perguruan tinggi itu, yakni terwujudnya lembaga pendidikan tinggi yang menghasilkan sumber daya manusia unggul, mandiri, dan berbudaya.
"Kami meminta agar rektor yang baru memaksimalkan ikhtiarnya untuk mewujudkan visi Universitas Udayana yang termuat dalam statuta itu," ujarnya.
Menurut Umar, peran rektor sangat vital dalam mendorong kemajuan sebuah perguruan tinggi. Dalam konteks Universitas Udayana, rektor yang baru diminta untuk membawa perubahan dan pembaruan yang signifikan bagi Universitas Udayana secara profesional dan mampu menciptakan kolektivitas dengan semua civitas akademika. "Peran rektor sangat vital, dia tidak boleh asyik dengan dirinya sendiri dan berkutat dengan hal-hal yang rutin. Rektor harus mencerminkan sebuah perubahan yang bersifat profesional dan kolektif," imbuh Umar.
Umar berharap agar rektor yang baru tidak anti terhadap kritik dan serius memperhatikan suara yang berseberan?an dengan kebijakannya. Di samping itu, rektor harus mendorong civitas akademika untuk lebih responsif dengan apa yang terjadi di luar kampus.
"Kampus jangan jadi menara gading, ia harus responsif, baik terhadap kritik internal, maupun terhadap apa yang terjadi di eksternal kampus. Saat ini, publik mendambakan peran kampus Udayana yang lebih konkrit," tambah Umar.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1390 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1208 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 630 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 546 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 517 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung