Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Viral Warga Suntikan Sendiri Vaksin Covid-19 Tanpa APD

Jumat, 27 Agustus 2021, 11:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist/suara.com/Viral Warga Suntikan Sendiri Vaksin Covid-19 Tanpa APD

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Beredar video warga di Bekasi suntik vaksin Covid 19 sendiri yang telah diunggah ulang oleh akun Instagram Bekasikinian pada Rabu, (25/8/2021) kemarin. Dalam deskripsi video tersebut, akun Instagram Bekasikinian mengunggah ulang dari akun tiktok awprtsy.

Namun, ketika  di cek akun TikTok tersebut, video yang sempat viral itu telah hilang dari postingannya. Dalam video viral tersebut menunjukkan seorang warga tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) menyuntikan vaksin kepada warga lainnya.

Diduga, pengambilan video yang sempat viral itu berlokasi di wilayah Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi. Lurah Jatibening Baru Mulyadi membenarkan bahwa video viral tersebut berlokasi di halaman kantor Kelurahan Jatibening Baru.

"Pada saat itu awalnya ada kegiatan vaksinasi susulan pada hari Selasa (26/8/2021) di halaman kelurahan Jatibening Baru," katanya saat ditemui di kantornya, Kamis (26/8/2021).

Dia juga mengatakan bahwa ibu yang ada di video tersebut berprofesi sebagai dokter yang tinggal tidak jauh dari kantor Kelurahan Jatibening Baru. "Iya saya pernah meminta bantuan dia, untuk membantu program vaksinasi yang ada di Jatibening ini karena kita kekurangan nakes," jelasnya.

Terpisah warga yang menyuntikkan warga lainnya dalam video tersebut, Yuni menjelaskan bahwa dirinya menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada anaknya yang ketakutan dengan jarum suntik.

"Kebetulan anak saya ini histeris dengan jarum suntik dan saat penyuntikan," katanya saat ditemui, Kamis (26/8/2021).

Dia mengaku bahwa dirinya menyuntikan anaknya secara paksa agar tidak mengganggu proses penyuntikan vaksin Covid-19 warga lainnya.

"Saya naluri sebagai ibu, saya dudukin paksa dan langsung saya suntikan dengan secara spontan, karena saya melihat hal itu sangat mengganggu pelaksanaan vaksinasi yang lain," jelasnya.

Tanpa menggunakan APD, dia meyakini bahwa dirinya sudah menjalani Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam menyuntikan vaksin Covid-19. "Iya betul (Sudah sesuai SOP)," tegasnya.(sumber: suara.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami