Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 6 Juli 2026
Vaksinasi Capai 100 persen, Jembrana Belum Bisa Gelar PTM
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Vaksinasi khusus untuk pelajar di Jembrana dipastikan sudah mencapai seratus persen dari target sasaran.
Namun demikian, pembelajaran tatap muka (PTM) masih belum bisa dilaksanakan karena Jembrana termasuk dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Jembrana Ni Nengah Wartini mengatakan, pembelajaran tatap muka masih belum bisa dilaksanakan meski seluruh siswa di Jembrana sudah mendapat suntikan vaksin dosis pertama. Mengingat, perpanjangan PPKM Jawa dan Bali, kabupaten Jembrana masih level 4.
Sedangkan yang diimbau menteri pendidikan untuk melaksanakan tatap muka daerah yang level 3, dan level 2. “Kalau Jembrana masih belum bisa melaksanakan tatap muka,” jelasnya.
Menurutnya, apabila nantinya sudah turun ke level 3, Jembrana sudah siap untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka. Karena, sebelumnya sudah mendapat izin dari orang tua dan sekolah melengkapi semua persyaratan untuk melaksanakan protokol kesehatan. Bahkan sekolah tangguh sudah sempat dilaksanakan sebelum ditutup lagi karena penyebaran virus yang naik.
“Pada prinsipnya sudah siap untuk tatap muka,” ungkapnya.
Karena masih melaksanakan pembelajaran secara daring yang sudah dilaksanakan sejak pandemi, untuk memudahkan siswa dan guru dalam proses belajar mengajar menggunakan aplikasi yang diberi nama Jah Melajah yang sudah diluncurkan 15 Agustus lalu.
Melalui aplikasi Jah Melajah ini anak-anak bisa belajar di rumah masing-masing dengan interaktif dan materi yang diberikan guru bisa diulang melalui aplikasi tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Jembrana I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata mengatakan, vaksinasi dosis pertama untuk pelajar seluruh Jembrana memang sudah selesai seratus persen dari target keseluruhan sebanyak 28.949 orang.
Vaksinasi dosis keduanya juga sudah berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan dalam surat keterangan saat vaksin dosis pertama.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3570 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1135 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 543 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 520 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun