Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 6 Juli 2026
Viral Pendamping PKH Nakal, Uang Bantuan Warga Dipotong
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beredar unggahan yang menceritakan oknum pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang memotong uang bantuan milik warga. Unggahan tersebut dibagikan oleh akun Twitter @SeputarTetangga, Selasa (31/8/2021).
Dalam unggahan tersebut, seorang warganet menceritakan tentang tetangganya yang bekerja sebagai pendamping PKH. Diceritakan pendamping PKH tersebut melakukan aksi 'nakal'. Ia sering memotong uang bantuan milik warga hingga ratusan ribu.
Tak hanya itu, pendamping PKH tersebut juga memalsukan data demi mendapatkan uang tunjangan.
Potong Uang dan Palsukan Data
Seorang warganet menceritakan tetangganya yang ketahuan memotong uang bantuan dan memalsukan data.
"Tetanggaku ada yang jadi pendamping PKH di desa sebelah, dia ini ketahuan 'main duit dan malsuin data' karena di desa orangnya ada yang gaptek dan banyak yang lansia maka ATM dikumpulin ke dia gitu," kata warganet yang mengirimkan cerita itu.
Rupanya, uang yang dititipkan ke dia dipotong hingga ratusan ribu. Pendamping PKH itu juga berbohong mengaku bantuan belum cair. Usut punya usut, uang tersebut dikorupsi.
Tak hanya itu, dia juga memalsukan data demi mendapatkan uang tunjangan. "Malsuin data orang waras didata hamil terus tunjangan hamilnya diambil sama dia," tambahnya.
Kemudian saat disidang oleh warga, wajahnya tanpa bersalah. Ia justru diminta untuk mengganti uang tersebut dan dipindah tugaskan. "Pas disidang mukanya kayak nggak bersalah. Udah gitu yang lebih ngeselin dia cuma suruh ganti duit dan dipindah ke kecamatan sebelah," jelas seorang warganet tersebut.
Komentar Warganet
Cerita pendamping PKH nakal yang mengambil uang bantuan warga rupanya dialami oleh warganet lainnya. Mereka ikut memberikan respon dan komentarnya.
"Gue mah sudah percaya Kemensos, sarang proyek penyerapan dana," kata warganet.
"Pas dia mati ikut ngelayat ya nder, pengen lihat gimana kuburannya," ujar warganet.
"Speechless, kok ada ya yang hatinya sampai sejahat itu? Kayaknya iblis aja minder gitu ngelihat kelakuannya. Lansia loh yang diambil uangnya. Yang dimana mereka bertahan hidup bukan mau numpuk uang biar jadi kaya. Sakit kepala," komentar warganet lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3570 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1135 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 543 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 520 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun