Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 14 Oktober 2026
Viral Hamster Dikirim Pakai Paket Sampai Mati Lemas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Viral di media sosial sebuah unggahan yang memperlihatkan beberapa foto hamster yang mati akibat dikirim lewat jasa ekspedisi. Dalam unggahan tersebut, dijelaskan bahwa seseorang telah memesan hamster lewat aplikasi jual beli online.
Ia pun tak menyangka jika hamster yang ia pesan akan dikirim dengan cara yang tak layak sehingga hewan tersebut sampai dalam kondisi sudah tak bernyawa.
Pengemasan disorot
Dalam unggahan tersebut, diperlihatkan beberapa foto tangkapan layar. Salah satunya ialah foto kemasan yang digunakan untuk mengirim hamster. Kemasan tersebut berupa toples plastik yang kemudian dilapisi perekat tanpa menyisakan lubang sedikitpun. Hamster tersebut diduga mati lemas akibat kekurangan oksigen.
"Entah mana yang lebih gila soal ini. Warning: Animal cruelty, gambar terakhir kemungkinan disturbing bagi beberapa orang," tulis pengunggah foto tersebut.
Komentar pembeli
Dalam kolom komentar akun jual beli online milik penjual, terlihat sang pemblei meberikan tanggapan usai menerima hamster yang ia beli. Ia tetap mengucapkan terima kasih pada penjual meskipun hamster yang ia pesan sampai dalam keadaan tak bernyawa.
Ucapan tersebut diduga pernyataan sarkas, untuk menyindir penjual yang kurang perhitungan saat mengemas hamster.
"Makasih kak, hamsternya mati. Nggak apa-apa kok, aku suka kematian," ujar pembeli.
Tanggapan warganet
Melihat unggahan tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka mengecam pembeli maupun penjual hewan peliharaan tersebut.
"Yang beli bukan penyayang hewan, yang jual juga sama aja," komentar salah seorang warganet.
"Bisa kirim pakai cargo atau jasa lain, kan bisa pakai opsi pengiriman lain," sahut warganet lain.
"Gilaa packing-nya. Gokil nggak ada ventilasi udara," tulis salah satu warganet.
"Sama-sama bodoh, yang jual nggak ada otak yang beli nggak pakai otak," komentar warganet lain.
"Yaang jual dan yang beli sama-sama cocok, mungkin mereka jodoh," sahut warganet lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4339 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2026 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1887 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1560 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1381 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan