Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 11 Juli 2026
Viral Hamster Dikirim Pakai Paket Sampai Mati Lemas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Viral di media sosial sebuah unggahan yang memperlihatkan beberapa foto hamster yang mati akibat dikirim lewat jasa ekspedisi. Dalam unggahan tersebut, dijelaskan bahwa seseorang telah memesan hamster lewat aplikasi jual beli online.
Ia pun tak menyangka jika hamster yang ia pesan akan dikirim dengan cara yang tak layak sehingga hewan tersebut sampai dalam kondisi sudah tak bernyawa.
Pengemasan disorot
Dalam unggahan tersebut, diperlihatkan beberapa foto tangkapan layar. Salah satunya ialah foto kemasan yang digunakan untuk mengirim hamster. Kemasan tersebut berupa toples plastik yang kemudian dilapisi perekat tanpa menyisakan lubang sedikitpun. Hamster tersebut diduga mati lemas akibat kekurangan oksigen.
"Entah mana yang lebih gila soal ini. Warning: Animal cruelty, gambar terakhir kemungkinan disturbing bagi beberapa orang," tulis pengunggah foto tersebut.
Komentar pembeli
Dalam kolom komentar akun jual beli online milik penjual, terlihat sang pemblei meberikan tanggapan usai menerima hamster yang ia beli. Ia tetap mengucapkan terima kasih pada penjual meskipun hamster yang ia pesan sampai dalam keadaan tak bernyawa.
Ucapan tersebut diduga pernyataan sarkas, untuk menyindir penjual yang kurang perhitungan saat mengemas hamster.
"Makasih kak, hamsternya mati. Nggak apa-apa kok, aku suka kematian," ujar pembeli.
Tanggapan warganet
Melihat unggahan tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka mengecam pembeli maupun penjual hewan peliharaan tersebut.
"Yang beli bukan penyayang hewan, yang jual juga sama aja," komentar salah seorang warganet.
"Bisa kirim pakai cargo atau jasa lain, kan bisa pakai opsi pengiriman lain," sahut warganet lain.
"Gilaa packing-nya. Gokil nggak ada ventilasi udara," tulis salah satu warganet.
"Sama-sama bodoh, yang jual nggak ada otak yang beli nggak pakai otak," komentar warganet lain.
"Yaang jual dan yang beli sama-sama cocok, mungkin mereka jodoh," sahut warganet lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3650 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1315 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1218 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1059 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun