Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 14 Oktober 2026
Viral 3 Kucing Dibunuh Usai Dinyatakan Positif Covid-19
BERITABALI.COM, DUNIA.
China mendapat kecaman setelah mengeksekusi mati tiga kucing yang dinyatakan positif Covid-19 karena mereka mengklaim tidak ada obatnya. Menyadur Global Times Kamis (30/9/2021), kasus tersebut berawal dari sang pemilik kucing yang tinggal di Harbin dinyatakan positif Covid-19 21 September.
Pemilik yang hanya diketahui sebagai Nona Liu tersebut kemudian meninggalkan minuman dan makanan untuk kucingnya ketika ia karantina. Petugas medis akhirnya ikut memeriksa tiga kucing peliharaan Liu tersebut dan ternyata juga positif terpapar Covid-19.
Pihak berwenang kemudian memutuskan untuk membunuh ketiga kucing tersebut karena tidak ada obat dan tempat untuk merawatnya. Selain itu, petugas juga khawatir jika kucing tersebut dapat menyebarkan virus, meskpiun Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, risiko penyebaran SARS-CoV-2 dari hewan diyakini rendah.
Sebelum dieksekusi, Liu sempat membagikan postingan di media sosial Weibo untuk memohon agar kucingnya tetap dibiarkan hidup.
"Saya tahu bahwa dalam keadaan seperti itu, mereka tidak dapat diurus. Tetapi mereka sangat penting bagi saya," kata Liu di Sina Weibo.
Postingannya langsung viral dan mendapatkan 38.000 like dari netizen, dan mengumpulkan lebih dari 4.700 komentar. Namun, pada Selasa (28/9/2021) malam waktu setempat, Liu mengungkapkan jika kucingnya sudah dilumpuhkan oleh petugas.
Liu juga mengungkapkan jika ia sudah merelakan kepergian kucingnya demi kebaikan bersama.
"Jika kucing itu tidak ditangani, seluruh rumah akan menjadi positif, dan pemiliknya tidak dapat kembali ke rumah, begitu juga dengan penghuni gedung," jelas Liu
Menurut Undang-Undang tentang Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Menular China, hewan dapat dikendalikan atau dibunuh selama wabah.
Saat ini, ada 949 pasien Covid-19 yang sedang dirawat, dari total 96.106 kasus yang dilaporkan China, 4.636 dilaporkan meninggal karena virus tersebut.
Pejabat kesehatan pada hari Rabu mengatakan China telah sepenuhnya memvaksinasi sekitar 1 miliar dari 1,4 miliar penduduknya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4340 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2026 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1887 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1561 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1381 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan