Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 16 Oktober 2026
Hilangkan Penat Penumpang Kapal Meski Jiwa Terancam
Para Bocah Pencari Koin di Pelabuhan Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kerasnya arus laut di Selat Bali tidak menyurutkan niat para bocah pencari koin yang ada di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana.
Meski dianggap mengancam jiwanya mereka nekat menyelam ke dalam air jika ada penumpang kapal mau melemparkan koinnya. Seperti yang diungkapkan salah satu pencari koin Kadek Suarjaya asal Desa Melaya, Kecamatan Melaya Rabu (20/10/2021).
"Ya pendapatannya sehari tidak menentu, bisa dapat 20 ribu dan 35 ribu sehari," jelasnya.
Aksi keberaninnya tersebut menjadi tontonan menarik bagi penumpang. Mereka melompat jika ada penumpang yang mau melemparkan koinnya dari atas kapal yang masih bersandar di dermaga.
Sementara salah satu penumpang kapal Putri asal Jembrana mengatakan kegiatan pencari koin ini ternyata bisa menghilangkan kebosanan saat di atas kapal yang belum berangkat.
"Mereka mau melompat ke laut jika kita melemparkan uang logam," katanya.
Terkadang dalam aksi nekatnya ini tidak sedikit pencari koin rupiah terseret oleh arus hingga puluhan meter.
"Saya pernah terseret arus sampai ditunggu lampu kuning tapi syukur bisa berenang dan selamat," tuturnya.
Meskipun aktivitas pencari koin ini sudah dilarang oleh pihak ASDP Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk namun bocah pencari koin ini mereka tetap melakukan hal tersebut dengan kejar-kejaran dengan petugas satpam.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4399 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2057 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1933 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1586 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1429 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan