Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ini Sebab Bayi Cegukan dan Cara Menghentikannya

Kamis, 21 Oktober 2021, 09:35 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist/suara.com/Ini Sebab Bayi Cegukan dan Cara Menghentikannya

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Cegukan pada bayi adalah hal yang normal dan jarang jadi alasan yang perlu dikhawatirkan. Apalagi faktanya bayi cegukan sudah terjadi sejak ia masih di dalam kandungan.

Meski begitu, hingga saat ini cegukan pada bayi belum diketahui penyebabnya, namun beberapa teori mengatakan bahwa cegukan berkaitan erat dengan perkembangan paru saat bayi berlatih bernapas dengan menghirup cairan ketuban.

Mengutip Insider, Rabu (20/10/2021) umumnya cegukan pada bayi baru lahir terjadi saat diafragma yang kejang, yang akhirnya memaksa udara keluar melalui pita suara. Biasanya terjadi saat bayi minum, hingga makan terlalu cepat.

Lantas, bagaimana cara menghilangkan cegukan pada bayi?

Menurut Dokter Anak di Memorial Care Orange Coast Medical Center, Gina Posner, MD mengatakan cara paling efektif menghilangkan cegukan pada bayi yaitu dengan menunggu dan membiarkannya kembali normal dengan sendiri.

"Jika biasanya orangtua khawatir karena merasa takut bayinya tidak nyaman, namun sebenarnya bayi tidak merasa terganggu sama sekali," ujar Posner.

Posner menambahkan cegukan sama sekali tidak berbahaya untuk bayi, dan tidak perlu orang dewasa coba menghentikannya. Biasanya cegukan berlangsung selama 10 hingga 15 menit, meskipun mereka bisa bertahan satu hingga dua jam lamanya.

Adapun jika ingin mencegah cegukan pada bayi, cobalah memperlambat proses bayi menyusu. Jika mereka minum terlalu cepat, bayi akhirnya menghirup udara yang lebih banyak. Hasilnya perut bayi jadi kembung dan menganggu kinerja diafragma.

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), jika ingin memberi makan bayi menggunakan botol, bisa dicoba untuk menyendawakan bayi setiap 200 hingga 300 gram susu.

Sedangkan saat Anda menyusui langsung, bisa menyendawakan bayi saat berganti payudara.(sumber: suara.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami