Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 21 Mei 2026
Ritual Pindah Agama Sukmawati Agar Tidak Dihadiri Undangan
Keluarga Rai Srimben Keluarkan Surat Keberatan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Keluarga Besar Dadia Pasek Baleagung Buleleng selaku keluarga Rai Srimben yang menyelenggarakan rangkaian upacara Sudhi Wadani untuk Sukmawati Sukarno mengeluarkan pernyataan sikap berkaitan dengan prosesi upacara yang akan dilakukan Putri Presiden Pertama RI Sukarno.
Pernyataan sikap dalam surat keberatan disampaikan secara terbuka Keluarga Besar Dadia Pasek Baleagung Buleleng yang disampaikan langsung Kelian Dadia Pasek Baleagung Buleleng, Nyoman Suadnyana Pasek didampingi Made Hardika dan Gede Nyoman Swarthana bersama para sesepuh keluarga Rai Srimben.
Kelian Dadia Pasek Baleagung Buleleng yang juga selaku penyelenggara /Pengrajeg Karya Sudhi Wadani, Nyoman Suadnyana Pasek menegaskan, dengan kondisi pandemi Covid-19 saat ini, Keluarga Besar Baleagung tidak pernah mengeluarkan undangan berkaitan dengan upacara pindah agama yang dilakukan terhadap Sukmawati Sukarno.
“Atas pertimbangan penerapan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Virus Corona Covid-19 dan menjaga kekhidmatan serta kesakralan upacara Sudhi Wadani, kami pihak keluarga tidak pernah mengedarkan surat undangan untuk menghadiri pelaksanaan upacara manusia yadnya sudhi wadani yang akan kami selenggarakan pada selasa tanggal 26 Oktober 2021 bertempat di Banjar Baleagung Kelurahan Paket Agung Buleleng,” ujar Suadnyana Pasek, Jumat 22 Oktober 2021.
Suadnyana Pasek bersama seluruh keluarga Baleagung meminta kepada pihak-pihak yang telah mendapatkan undangan dari The Sukarno Center dan mengaku sebagai penyelenggara /Pengrajeg Karya Sudhi Wadani untuk tidak memenuhi undangan tersebut.
“Kepada semua pihak yang telah menerima undangan dari pihak The Sukarno Center yang ditandatangani oleh DR. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III dan mengaku selaku pengrajeg karya agar tidak menghadiri kegiatan dimaksud mengingat pelaksanaan upacara Sudhi Wadani merupakan upacara khusus di internal Keluarga Besar Dadia Pasek Baleagung Buleleng,” tegas Suadnyana Pasek bersama sejumlah sesepuh keluarga Baleagung.
Surat keberatan yang disampaikan secara terbuka itu juga ditembuskan kepada Kapolres Buleleng, Ketua PHDI Kabupaten Buleleng, Kelian Desa Adat Buleleng, Lurah Paket Agung, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng dan Satgas Gotong Royong Penanganan Covid-19 Desa Adat Buleleng.
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1869 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1701 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1268 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1135 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah