Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 22 Mei 2026
Bocah Tendang Ibunya Hingga Hampir Terjungkal
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sering terdengar bahwa surga di bawah telapak kaki ibu bukan? Ini artinya, anak harus berbakti dan juga menghormati seorang ibu.
Seorang ibu memiliki kedudukan tertinggi dalam budaya daerah manapun, terlebih di Agama Islam. Namun, bagaimana jika sang anak justru durhaka kepada ibunya?
Seperti yang terlihat dalam video yang diunggah oleh akun instagram @infomalangan ini. Seorang bocah dengan tega menendang ibunya hingga hampir terjungkal.
Dalam video berdurasi 21 detik itu, terlihat seorang bocah laki-laki memakai baju oranye tengah berada di halaman. Dia terlihat membawa sebuah golok.
Tiba-tiba dirinya menendang ibunya yang sedang menjemur pakaian. Si ibu pun hanya terlihat diam dan melanjutkan menjemur baju. Si ibu kemudian berjalan masuk ke dalam rumah.
Namun, belum sampai masuk rumah, dirinya kembali ditendang oleh bocah tersebut. Mirisnya, ibu tersebut hampir terjungkal karena ditendang sang anak.
Unggahan tersebut pun mendapat kecaman dari warganet.
"Kudu tak kueplak ae ndiase," ujar @azza***.
"Tebak.. gedenya jadi apa?," kata @fadhil**.
"Aduh seharusnya jangan direkam aja lah pas mau di tendang langsung samperin . Kasian ibunya yaallah gk tega ngeliatnya," ucap @rizk***.
"Gedek bgt liat bocil model gini,, bs di cyduk gak sih.. jgn mentang2 msh di bawah umur tp kelakuan kyk," ujar @andie***.
"Surgamu itu nak.. ," ucap @renn***.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1966 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1791 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1323 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1201 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah