Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Persiapan Porprov 2027, KONI Buleleng Cetak 63 Pelatih Bersertifikat Nasional

Jumat, 22 Mei 2026, 18:51 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Persiapan Porprov 2027, KONI Buleleng Cetak 63 Pelatih Bersertifikat Nasional.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

KONI Buleleng mulai memanaskan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Bali 2027. Salah satu langkah yang dilakukan yakni memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) pelatih di masing-masing cabang olahraga.

Terbaru, KONI Buleleng mencetak 63 pelatih fisik bersertifikat Level 2 Nasional dari 48 cabang olahraga. Sertifikat tersebut diserahkan langsung Ketua Umum KONI Buleleng, Gede Supriatna, Kamis (21/5).

Pelatihan tersebut merupakan hasil kerja sama KONI Buleleng dengan Lembaga Pendidikan Pelatih Olahraga. Kegiatan berlangsung selama enam hari, mulai 16 hingga 21 April 2026 dengan menghadirkan narasumber Ria Lumintuarso dan Devi Tirtawirya.

Ketua Umum KONI Buleleng, Gede Supriatna mengatakan peningkatan kapasitas pelatih menjadi bagian penting dalam menyiapkan atlet berprestasi. Terlebih, Buleleng akan menjadi tuan rumah tunggal Porprov Bali 2027.

“Tadi kita sudah menyerahkan sertifikat hasil pelatihan pelatih fisik di KONI Buleleng. Tentunya apa yang didapat dari pelatihan ini bisa diimplementasikan dalam program latihan di masing-masing cabor, termasuk mempercepat program pembinaan yang harus dilakukan kepada atlet,” ujarnya.

Menurut Supriatna, kualitas atlet sangat dipengaruhi pola latihan yang diterapkan pelatih. Karena itu, penguatan SDM pelatih dinilai menjadi pondasi penting dalam pembinaan olahraga prestasi di Buleleng.

“Ini juga bagian dari persiapan kita dari sisi pelatih yang nantinya akan berdampak pada atlet melalui proses latihan yang diterapkan,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II KONI Buleleng, Ketut Iwan Swadesi menjelaskan pelatihan level 2 nasional ini merupakan kelanjutan dari program pelatih level 1 yang sebelumnya digelar pada 2023 lalu.

Ia menyebut para pelatih yang mengikuti pelatihan kini telah memiliki lisensi nasional dan memenuhi standar untuk mendampingi atlet pada ajang tingkat daerah hingga nasional.

“Secara administratif, pelatih yang mengikuti pelatihan ini sudah memenuhi standar dan sah mewakili pengcab masing-masing. Apalagi untuk level daerah seperti Porprov hingga kejurnas, mereka sudah memiliki lisensi pelatih fisik level nasional,” jelasnya.

Dari total 48 cabang olahraga anggota KONI Buleleng, sebanyak 63 pelatih mengikuti pelatihan tersebut. Jumlah peserta lebih banyak karena beberapa cabang olahraga memiliki banyak nomor pertandingan sehingga membutuhkan tambahan pelatih fisik.

Menurut Iwan, para pelatih yang telah mengantongi lisensi nasional diharapkan mampu menyusun program latihan atlet menuju level elite dan kompetitif.

“Targetnya bagaimana pelatih mampu membuat program latihan untuk atlet level tinggi. Ilmu yang didapat harus bisa diimplementasikan secara utuh sesuai kebutuhan atlet agar memiliki kemampuan menyeluruh dan performa maksimal,” katanya.

Ke depan, KONI Buleleng juga menargetkan peningkatan jenjang kepelatihan hingga level internasional. Bahkan, Buleleng diharapkan menjadi daerah pertama di Bali yang mampu menyelenggarakan pelatihan kepelatihan berlevel internasional.

“Tahun berikutnya kita siapkan mereka ke level internasional. Mudah-mudahkan alam semesta mendukung dan Kabupaten Buleleng bisa menjadi penyelenggara pertama di Bali untuk pelatihan level internasional,” tandasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami