Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 22 Mei 2026
Viral Pelajar Berkelahi dengan Kapolsek
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kapolres Minahasa AKBP Tommy Bambang Souissa mengatakan pelajar yang kini menjadi terduga pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan. Pelajar tersebut tidak terima ditegur Kapolsek Sinaga.
Sebelum ribut dengan Kapolsek Sinaga, pelajar SMA tersebut melakukan penganiayaan terhadap perempuan Meike Sarapung. Dan salah satu pelajar lainnya bernama Jonatan Malu.
Kapolres Tommy mengatakan, pihaknya sudah mengambil keterangan kepada Kapolsek Toulimambot Iptu Jener Robinhood Sinaga. Setelah videonya bertengkar dengan pelajar SMA viral di media sosial.
“Sebelum adu mulut, sudah terjadi pemukulan terlebih dahulu oleh pelajar tersebut pada seorang ibu di mobil angkutan umum di terminal. Anggota kami yakni Kapolsek Sinaga kebetulan waktu itu sedang potong rambut dekat terminal. Dia mendapat laporan warga bahwa ada kasus penganiayaan di terminal. Dia lalu mendatangi TKP dan bermaksud menangani persoalan tersebut. Namun tidak diterima oleh terduga pelaku sehingga akhirnya terjadi cekcok,” kata Kapolres didampingi Wakapolres Kompol Edwin Hariawang, Selasa 2 November 2021.
Kapolres Tommy mengatakan, pihaknya sementara melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. Sementara melakukan pengejaran terhadap salah satu pelajar yang melakukan penganiayaan.
“Saat ini salah satu pelaku sementara kita kejar, sebab ibu yang jadi korban pemukulan dan salah satu siswa di angkot itu sudah membuat laporan ke SPKT Polres Minahasa. Motif apa yang melatar belakangi oknum pelajar tersebut sampai berani melakukan hal tersebut dan soal pelaku menganiaya beberapa warga di sekitar situ, nanti akan disampaikan kemudian,” katanya.
Tommy Souissa menambahkan, dalam video tersebut ada dua pelajar dan salah satunya adalah anak anggota polisi yang sekarang bertugas di bagian SDM Polres Tomohon.
“Ada salah satu oknum pelajar yang mengenakan jaket hitam sementara dalam pengaruh miras, ada juga pemukulan kepada Kapolsek di bagian perut dan dada, orang tua pelajar terduga pelaku tersebut sudah dihubungi dan berjanji akan mengantar anak tersebut ke Polres Minahasa, jadi kita tunggu saja itikad baiknya untuk bertanggung jawab,” ujarnya.
Sementara, disinggung soal adanya dugaan pemukulan oleh Kapolsek terhadap salah satu oknum pelajar, Kapolres Souissa membantah.
Menurutnya, oknum pelajar yang berdarah di hidung tersebut bisa jadi karena terbentur saat aksi dorong mendorong.
“Untuk pelajar yang berdarah di bagian hidung, menurut Kapolsek bahwa dia tidak melakukan pemukulan. Jadi, bisa saja ada ketidaksengajaan sehingga pelajar tersebut terdorong dan terbentur pada suatu benda kemudian berdarah,” katanya.
Sebelumnya, sempat viral di media sosial facebook Moleo Polda Sulut Fans Club 86, rekaman video pelajar salah satu SMA di Tondano sedang ribut dengan anggota Polisi berseragam, berdurasi 2,8 menit.
Nampak dalam dalam video tersebut, seorang anak berpakaian seragam sekolah putih abu-abu sedang adu argumen dengan seorang polisi sambil menunjuk-nunjuk ke wajah anggota polisi tersebut.
Terlihat dalam video itu juga, salah seorang yang diduga juga sebagai pelajar yang mengenakan jaket berwarna hitam dan diduga dipengaruhi miras, mendekati dan mendorong anggota polisi berseragam lengkap.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1966 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1791 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1323 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1201 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah