Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Menparekraf Sandi: Tren Wisata Berubah Sejak Pandemi Covid-19
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sejumlah tren terkait kegiatan wisata berubah atau mengalami pergeseran sejak pandemi Covid-19.
Meski kunjungan wisatawan mancanegara maupum domestik belum kembali normal, namun peningkatan mobilitas selalu terlihat tiap kali aturan PPKM dilonggarkan.
"Kami melihat bahwa setelah ada PSBB atau PPKM sejak 2020, terjadi revenge tourism, atau potret peningkatan mobilitas. Salah satu tandanya adalah angka hunian kamar hotel yang meningkat," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dalam Webinar 'Tourism and Creative Economy Industry Recovery Strategies Post-Vaccination, 2021 Review and 2022 Projection', bersama Tiket.com, Kamis (9/12/2021).
Sejumlah temuan menariknya juga terlihat bahwa tren pariwisata selama pandemi Covid-19 bergeser menjadi age group atau usia lebih muda, ungkap Sandi.
Selain itu, travel method juga mengalami perubahan, di mana lebih banyak kunjungan wisatan dengan kelompok kecil atau keluarga.
Faktor kebersihan, kesehatan, dan keamanan juga menjadi pertimbangan utama dalam memilih lokasi wisata maupun tempat menginap.
“Langkah nyata yang perlu dijalankan untuk mencapai goal untuk menyejahterakan masyarakat melalui kebangkitan pariwisata adalah inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. Kami pun membungkus langkah tersebut dengan approach kreatif, yaitu GERCEP, GEBER, dan GASPOL," tuturnya.
Sandi meyakini bahwa kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pariwisata Indonesia yang aman akan semakin meningkat selama pelaku usaha terus disiplin pada penerapan CHSE, fokus pada pariwisata berkualitas, transformasi digital, juga stimulus dan insentif.
"Kami melihat ini sebagai sebuah semangat kebersamaan untuk percepatan dalam menggarap semua potensi online. Untuk digitalisasi, kami ingin terus mengembangkan kerjasama dengan tiket.com, kami berharap agar dapat terus maju dan berkembang hingga lebih holistik lagi," ucapnya.
CEO tiket.com George Hendrata juga mengaku optimis kalau pertumbuhan industri pariwisata Indonesia akan semakin baik.
"Berdasarkan data The International Air Transport Association (IATA) Indonesia diprediksi akan menjadi pasar perjalanan terbesar ke-4 di dunia setelah China, Amerika Serikat, dan India. Karena itu, online travel menjadi sektor internet yang besar dengan tingkat pertumbuhan yang lebih tinggi pasca Covid-19," ujar George.
Sumber: Suara.com
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 803 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 697 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 517 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 499 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik