Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 30 September 2026
Suplemen Ini Cegah Kemungkinan Terkena Long Covid-19
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Banyak pasien virus corona Covid-19 mengalami gejala jangka panjang yang disebut sebagai Long Covid-19. Gejala Long Covid-19 ini cukup mempengaruhi kehidupan sehari-hari mereka. Tapi, minum suplemen tertentu bisa menurunkan tingkat keparahan gejala Long Covid-19 hampir 2 kali.
Orang yang mengonsumsi suplemen Probio7 Professionals AB2 atau plasebo 2 kali lebih mungkin tidak mengalami gejala Long Covid-19. Artinya, suplemen Probio7 Professionals AB21 dapat mencegah Long Covid-19.
Peneliti telah melakukan penelitian lebih dalam mengenai hal tersebut pada 78 orang dari 147 (53,1 persen) pada kelompok probiotik. Selain itu, penelitian ini juga melibatkan 41 dari 146 orang (28,1 persen) pada kelompok plasebo.
Hasilnya, orang yang mengonsumsi suplemen menurunkan risiko terjadinya gejala Long Covid-19 secara signifikan. Studi juga menyatakan bahwa gehala virus corona pun berlangsung 3,3 hari lebih sedikit pada pada kelompok probiotik dibandingkan dengan plasebo.
Suplemen Probio7 Professionals AB2 merupakan suplemen makanan bakteri yang bisa meningkatkan bakteri sehat dalam sistem pencernaan. Penelitian tersebut menyiratkan bahwa usus yang sehat dapat membantu melawan virus corona Covid-19 dan menawarkan harapan baru bagi penderita Long Covid-19.
Pusat Penelitian Ilmu Kesehatan Terjemahan di Mexico City memimpin penelitian. Temuan ini menambah semakin banyak penelitian tentang peran mikrobioma pada kesehatan.
Staffordshire GP Dr Mike Brown mengaku sangat terkesan dengan penelitian tersebut. Ia akan mempertimbangkan untuk merekomendasikan jenis suplemen kesehatan ini untuk pasien virus corona dan Long Covid-19.
Kantor Statistik Nasional (ONS) menunjukkan bahwa kelelahan adalah gejala paling umum dari Long Covid-19. Gejala umum lainnya termasuk kehilangan penciuman, sesak napas dan kesulitan bernapas.
Long Covid-19 paling umum pada orang berusia antara 35 hingga 69 tahun di Inggris. NHS mendefinisikan Long Covid-19 sebagai gejala yang bertahan selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan setelah infeksi asli.
"Peluang memiliki gejala jangka panjang tampaknya tidak terkait dengan seberapa sakit Anda saat pertama kali terkena virus corona," kata NHS.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8561 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5911 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3713 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2540 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar