Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
Koster Pastikan RS Rujukan dan Isoter Masih Cukup
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Wayan Koster akhirnya angkat bicara soal peningkatan penyebaran Covid 19 di Bali yang tak terkendali sejak dua pekan terakhir.
Jumlah masyarakat Bali yang terpapar Covid 19 sempat menyentuh 2.038. Angka ini paling tinggi sepanjang pandemi di Bali sejak tahun 2019 lalu. Sementara jumlah yang sembuh terlampau jauh di bawah, masih bertengger di angka tiga digit.
Begitu pula jumlah pasien yang meninggal, terus meningkat. Jumlahnya tertinggi yakni 7 orang pada Minggu (6/2/2022). Terhadap kondisi itu, Gubernur menggelar rapat koordinasi penguatan prokes antisipasi kenaikan Omicron, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Bali pada Minggu (6/2/2022) petang.
Hasilnya, Koster mengatakan ketersediaan bed di rumah sakit dan di isolasi terpusat di Bali masih kuat, atau cukup.
"Sampai saat ini penanganan kasus Covid-19 dapat dikelola dengan baik, ketersediaan dalam jumlah yang memadai tempat tidur di Rumah Sakit, tempat tidur di Isolasi Terpusat, ketersediaan obat-obatan dan oksigen yang memadai, serta kesiapan tenaga kesehatan baik di Rumah Sakit maupun di Isolasi Terpusat," ujarnya.
Data terbaru Satgas Covid 19 Provinsi Bali Minggu, 6 Februari 2022 menunjukkan, kasus aktif berjumlah 9.887. Rumah Sakit Rujukan terisi 954 atau9,65 %, isolasi terpusat terisi 1.551 atau 15,69 %, isolasi mandiri mencapai 7.382/ 74,66 %.
Atas kondisi itu, Pemprov Bali menambah kapasitas isoter menjadi 2.110 bed, terisi 1.551 bed atau 73,51 %, tersisa 559 bed atau 26,49 %. Saat ini terdapat 90 tempat Isolasi terpusat tersebar di seluruh Kab / Kota dan Provinsi Bali.
Peningkatan jumlah masyarakat Bali yang terpapar Covid 19 juga terasa di rumah sakit Universitas Udayana. Pada periode Jumat 4 Februari 2022, bed untuk pasien Covid 19 terisi hingga 26 persen.
Sejalan dengan peningkatan tersebut, pihaknya akan meningkatkan jumlah bed untuk perawatan pasien Covid 19.
"Kalau yang sudah ada ini 34 bed. Tetapi kami sudah antisipasi dengan menambah, dengan membuka ruang ruang lain lagi. Dulu kita punya 70 bed," tuturnya belum lama ini.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3862 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang