Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 22 Mei 2026
Desa Penglipuran di Bali Punya Cara Unik Menanggulangi Bencana
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Penanggung jawab Desa Wisata Penglipuran Nengah Monang menyampaikan Dewa Wisata Penglipuran memiliki cara tersendiri akan upaya risiko bencana, di mana disesuaikan dengan ajaran agama yang dianut yaitu agama Hindu.
Penanggung jawab Desa Wisata Penglipuran Nengah Monang menyampaikan Desa Wisata Penglipuran memiliki cara tersendiri akan upaya risiko bencana yang disesuaikan dengan ajaran agama Hindu.
“Kami turut mengambil filosofi Tri Hita Karana yang merupakan falsafah hidup harmonis dengan Tuhan, alam sekitar dan sesama manusia,” ujarnya kepada Bisnis.com, Kamis (17/3/2022).
Dia melanjutkan, filosofi yang mereka pegang dalam membangun desa ini turut menjadi upaya bersama dalam pengurangan risiko bencana, khususnya melestarikan alam.
Tidak hanya itu, dia meyakini bahwa nilai gotong royong yang dilakukan masyarakat Desa Wisata Penglipuran dapat menjadi contoh dalam penguatan penanggulangan bencana.
“Masyarakat desa ini sering berkumpul dan berdiskusi untuk menyatukan sikap dengan tidak adanya sekat, kami juga memiliki Hutan Bambu yang dimiliki masyarakat desa dan kami pun sepakat untuk melestarikan dengan adanya peraturan untuk tidak dijual maupun ditanami tanaman lainnya,” tuturnya.
Untuk diketahui, kunjungan ke Desa Penglipuran akan dijadwalkan pada 28 Mei 2022 sebagia bagian dari kunjungan lapangan dari perhelatan Platform Global untuk Pengurangan Risiko Bencana (GPDRR) ke-7.
Sebanyak 193 Negara akan menjadi delegasi dalam perhelatan tersebut, salah satunya menunjukkan kisah baik kearifan lokal dalam penanggulangan bencana, sebab Indonesia pun merupakan negara pertama di Asia yang dipilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan GPDRR ke-7 pada 23—28 Mei 2022.
Adapun, lokasi yang ditunjuk sebagai bagian dari kunjungan lapangan (field visit) bagi delegasi GPDRR, antara lain di Dewa Wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli dan Kertha Gosa, Kabupaten Klungkung.
Hal ini diharapkan bukti kearifan lokal yang dimiliki Indonesia menjadi kekuatan dalam membangun pengurangan risiko bencana untuk ketangguhan Indonesia serta contoh pembelajaran penanggulangan bencana di kancah internasional. (Sumber : Bisnis.com)
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1951 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1764 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1310 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1183 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah