Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 22 Mei 2026
Industri Properti Bali Kian Berkembang, Betterplace Andalkan Sistem Operasional Terintegrasi
bbn/dok betterplace/Industri Properti Bali Kian Berkembang, Betterplace Andalkan Sistem Operasional Terintegrasi.
BERITABALI.COM, BADUNG.
Industri properti dan manajemen vila di Bali pada tahun 2026 terus berkembang dengan dinamika pasar yang semakin beragam. Kondisi ini mendorong perusahaan manajemen properti Betterplace untuk memperkuat kualitas layanan dan standar operasional prosedur (SOP), sekaligus memperluas fokus ke pasar domestik yang dinilai terus bertumbuh.
Head of Operations Betterplace, Fandy Irawan, mengatakan manajemen properti kini menjadi salah satu faktor paling krusial dalam menentukan performa sebuah vila di Bali.
“Di kondisi pasar saat ini, manajemen properti menjadi poin penting. Yang membedakan sebuah properti bukan hanya bangunannya, tetapi operator di belakangnya,” ujar Fandy saat diwawancarai, Selasa (19/5/2026). Menurutnya, operator yang memiliki sistem operasional kuat mampu menjaga tingkat okupansi tetap stabil, mempertahankan pricing yang sehat, sekaligus meningkatkan kepuasan tamu secara konsisten.
“Manajemen properti profesional memberikan hasil yang lebih konsisten karena seluruh operasional dijalankan dengan sistem, SOP, dan monitoring yang jelas,” jelasnya.
Saat ini Betterplace mengelola lebih dari 500 unit properti di Bali yang tersebar di kawasan Canggu, Ubud, hingga Uluwatu. Mayoritas properti berupa vila dengan berbagai segmen pasar. Untuk menjaga kualitas layanan, perusahaan menerapkan quality control serta sistem pelaporan yang jelas kepada pemilik properti.
“Kami menerapkan quality control yang ketat, standar prosedur yang terstruktur, dan pelaporan agar pemilik properti bisa memantau performa aset mereka dengan baik,” ungkapnya.
Fandy menjelaskan, Betterplace juga membangun ekosistem operasional yang terintegrasi mulai dari manajemen, pemeliharaan properti hingga komunikasi dengan tamu. “Kami memiliki satu ekosistem yang saling terhubung mulai dari management, housekeeping, maintenance sampai guest communication untuk memastikan pengalaman tamu dan performa properti tetap optimal,” katanya.
Ia menambahkan, peran manajemen properti bahkan sudah menjadi sangat penting sejak tahap awal pengembangan proyek atau masa pre-launching. “Pre-launching sekarang menjadi fase yang sangat esensial. Di tahap itu diperlukan operational feasibility analysis, risk assessment, hingga proyeksi long-term performance agar properti bisa berjalan optimal,” jelas Fandy.

Menurutnya, banyak investor kini mulai memahami bahwa performa vila tidak hanya ditentukan oleh desain atau lokasi, tetapi juga oleh kesiapan operasional sejak awal proyek dibangun. Selain memperkuat operasional internal, Betterplace juga mulai memperluas fokus pasar ke wisatawan domestik yang dinilai menunjukkan pertumbuhan positif dalam dua tahun terakhir.
“Dalam beberapa bulan terakhir, khususnya Februari sampai April, pasar domestik memberikan kontribusi yang cukup besar bagi kami,” ungkapnya. Ia menyebut wisatawan domestik dari Jakarta dan Surabaya kini tidak hanya datang untuk berlibur, tetapi juga untuk investasi jangka panjang.
Sementara itu, pasar Australia yang selama ini menjadi salah satu kontributor utama wisatawan Bali mulai menunjukkan perubahan pola permintaan. Betterplace pun mulai memperluas pasar baru dari Asia Tenggara, Timur Tengah hingga China.
“Pasar Bali di tahun 2026 ini berkembang ke arah yang lebih beragam. Selain pasar Australia yang tetap menjadi salah satu kontributor utama, kami juga melihat pertumbuhan dari pasar Asia Tenggara, Timur Tengah, hingga China,” ujarnya.
Kondisi pasar properti di Bali juga tercermin dari data Bank Indonesia Provinsi Bali. Pada triwulan I 2026, Indeks Harga Properti Komersial Bali tercatat turun 5,85 persen secara tahunan. Meski demikian, Betterplace tetap optimistis pasar properti di Bali masih memiliki prospek jangka panjang, terutama di kawasan berkembang seperti Uluwatu, Pandawa hingga Melasti.
“Uluwatu mengalami perkembangan yang sangat signifikan dan menjadi target utama pertumbuhan kami di tahun 2026,” tandas Fandy.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1951 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1764 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1310 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1183 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah