Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
Desa Adat Guwang Menang Sengketa Tanah di Pengadilan Tinggi
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Warga Celuk, Kecamatan Sukawati, Ketut Gede Dharma Putra yang menggugat Desa Adat Guwang-Desa Dinas-Dinas Pendidikan ditolak Pengadilan Tinggi (PT) Denpasar.
Perkara banding atas sengketa lahan 71 are itu kembali dimenangkan desa Guwang. Bendesa Adat Guwang, I Ketut Karben Wardana didampingi Kuasa Hukum Desa Adat Guwang, I Made Adi Seraya mengatakan putusan dari Pengadilan Tinggi Denpasar itu keluar Senin (4/4).
“Desa Adat Guwang kembali menjadi pihak yang menang pada banding yang diajukan penggugat ke Pengadilan Tinggi Denpasar,” ujarnya, Selasa (5/4).
Dengan putusan itu, maka putusan dari PN Gianyar kembali dikuatkan. “Sehingga penggugat yang mangajukan banding merupakan pihak yang kalah,” ujarnya.
Sebelumnya, Majelis Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Gianyar melalui putusan Pengadilan Negeri Gianyar No. 173/Pdt.G/2021 tanggal 19 Januari 2022 juga telah menyatakan Desa Adat Guwang menang dalam sengketa lahan tersebut karena penggugat atas nama I Ketut Gde Dharma Putra tidak bisa membuktikan dalil gugatannya.
Seperti diketahui sebelumnya, lahan yang digugat oleh perorangan itu di atasnya terdapat Kantor Desa, LPD Desa Adat Guwang, Pasar Tenten dan Sekolah Dasar.
Selama proses persidangan, Desa Adat Guwang membawa 62 bukti berupa surat-surat termasuk 3 sertifikat dengan 7 orang saksi yang juga terdiri dari saksi ahli terkait tanah dan hukum adat.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1170 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 911 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 742 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 680 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik