Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kampung Loloan, Akulturasi Budaya Bugis, Melayu, dan Bali

Jumat, 8 April 2022, 15:15 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/kintamani.id/Kampung Loloan, Akulturasi Budaya Bugis, Melayu, dan Bali

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Kampung Loloan Jembrana merupakan kampung unik yang ada di Bali. Kampung Loloan, mampu menyajikan akulturasi Budaya Bugis, Melayu, dan Bali.

Perkampungan ini menjadi bukti toleransi umat beragama di Pulau Bali sejak dulu. Bahkan, keberadaan kampung muslim yang satu ini, dapat ditelusuri sejak 400 tahun lalu. 

Keberadaan kampung ini tidak lepas dari kedatangan suku Bugis dan Melayu yang datang ke Pulau Dewata. Bahkan, banyak yang menyebut kalau Loloan merupakan salah satu kampung Islam tertua di Bali.

Kampung Loloan memiliki sejarah panjang yang terkait dengan Suku Bugis yang datang ke Bali

Pada awal kedatangannya, pasukan dari Suku Bugis yang berkunjung ke Bali menetap di sekitar muara yang ada di Perancak. Bukti domisili pasukan bugis di sana, bisa dijumpai dengan keberadaan sumur bajo yang lokasinya berada di tepi pantai.

Setelah menetap cukup lama di sana, orang-orang Bugis tersebut kemudian memutuskan pindah dan bermukim di area sepanjang jalur Sungai Ijo Gading. Mereka pun mampu menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat Hindu Bali.

Keberadaan suku Bugis di jalur sepanjang Sungai Ijo Gading kemudian menarik kedatangan suku Melayu ke Bali. Bahkan, karena hubungan baik yang mampu dijalin dengan masyarakat Hindu Bali, penguasa Jembrana I Gusti Arya Pancoran kemudian memberikan izin untuk menempati wilayah di daerah Loloan.

Bahasa yang dipakai oleh masyarakat Kampung Loloan Jembrana bukanlah bahasa Bali. Bukan pula bahasa Melayu ataupun Bugis. Mereka menyebut bahasa tersebut sebagai Base Loloan. Pelafalan bahasa ini memiliki kemiripan dengan Bahasa Melayu. Oleh karena itu, tak jarang kalau bahasa ini disebut Bahasa Melayu Bali.

Dengan keunikan sejarah dan akulturasi budaya yang ada, Kampung Loloan Jembrana menjadi perkampungan Muslim dengan Budaya Bugis, Melayu, dan Bali.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami