Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 19 Mei 2026
Kepala BPKAD Karangasem Cek Langsung Truk Angkut Galian C
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Karangasem, I Wayan Ardika turun secara acak ikut berjaga di pos pemantauan uji petik.
Seperti pantauan malam ini Kamis (14/4/2022). Ia ikut berjaga bersama beberapa petugas di pos pemantauan sementara uji petik yang berada di kawasan jalan raya Jasri, Karangasem.
"Ya malam ini saya ikut berjaga di pos Jasri, dua hari lalu sampai subuh saya ikut jaga di Pos Sidemen," ujar Ardika.
Pos sementara uji petik ini didirikan di beberapa wilayah akses pintu keluar Kabupaten Karangasem, seperti di Pos Jasri untuk jalur Amlapura, Pos Sidemen untuk pintu keluar jalur Sidemen, Pos Rendang disisi barat, dan di Kecamatan Kubu satu pos wilayah Tianyar Barat.
"Kita lakukan uji petik mulai taggal 10 hingga 16 April 2022 mendatang, tujuannya untuk mengetahui rata rata jumlah truk pengangkut material galian C yang melintas setiap harinya," kata Ardika.
Setelah nantinya mengetahui jumlah truk pengangkut material galian C yang melintas, data selama 7 hari proses uji petik tersebut akan dipergunakan untuk menentukan target pendapatan dalam satu bulan ini.
"Contohnya saat uji petik kita dapatkan pergerakan truk rata-rata per hari 1.400, maka target kita bulan april ini kisarannya harus 1400 juga," tandas mantan Sekwan DPRD Karangasem tersebut.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1618 Kali
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1581 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1221 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1068 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah