Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 29 Agustus 2026
Jenazah Dibawa Pulang Pakai Ojek, Akibat Tak Ada Ambulans
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kasus pasien atau bahkan jenazah yang sampai harus dibawa pulang secara mandiri oleh keluarga memang begitu miris, namun nyatanya banyak sekali dijumpai terutama di daerah pelosok Indonesia.
Kini kasus serupa kembali terjadi di Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah pada Minggu (24/4/2022). Dari sebuah video yang viral beredar di media sosial, tampak sesosok pasien meninggal yang harus dibawa pulang oleh keluarganya dengan menggunakan ojek motor.
Dilansir dari akun Facebook bernama Pian, terlihat seorang pasien pria yang dibaringkan di semacam ranjang Puskesmas. Belakangan diketahui pasien itu ternyata sudah meninggal dunia.
Semestinya jenazah itu tentu dibawa pulang dengan menggunakan ambulans, sebagaimana fasilitas medis pada umumnya. Namun jenazah pria itu ternyata akhirnya dinaikkan ke ojek motor yang telah menunggu di depan.
Terekam jenazah itu digotong oleh keluarganya, lalu dengan perlahan didudukkan di boncengan seorang tukang ojek. Jenazah itu lantas diapit oleh seorang pria lagi di belakangnya, sementara tubuhnya ditutup dengan selimut.
"Itu meninggal, tak ada ambulans," ujar seorang pria yang terdengar di video tersebut, dikutip pada Rabu (27/4/2022).
Pihak keluarga jenazah rupanya enggan bila harus menunggu mendapatkan ambulans sampai selama 2 jam. Karena itulah mereka memilih menyewa ojek sepeda motor untuk membawa pulang jenazah pria tersebut.
Video ini tentu langsung menyita perhatian banyak warganet yang ikut geram melihat fasilitas publik sangat sulit diakses oleh warga. Seperti dipantau di kolom komentar postingan di Facebook, beberapa warganet mengecam pemerintah setempat yang tak memastikan ketersediaan ambulans di fasilitas layanan kesehatan.
Karena itulah, Bupati Banggai Kepulauan, Rais D Adam, menyampaikan permintaan maaf atas ketiadaan ambulans yang sampai membuat jenazah pasien harus dipulangkan menggunakan ojek.
"Sebagai bupati tentu saya merasa prihatin dan memohon maaf atas kejadian ini," kata Rais.
Rais juga menegaskan akan memeriksa lebih lanjut perkara ini, serta siap menjatuhkan sanksi apabila ditemukan pelanggaran di Puskesmas terkait.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4725 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2533 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2173 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1790 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1215 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun