Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 13 Oktober 2026
WHO Soroti Bakteri Salmonella di Cokelat Kinder
BERITABALI.COM, DUNIA.
Organisasi Kesehatan Dunia WHO tengah menyoroti wabah bakteri salmonella yang disebabkan telur cokelat kinder dengan jumlah korban mencapai 151 orang di Eropa. Hal yang mengkhawatirkan, sebagian besar bakteri salmonella yang menginfeksi masuk golongan bakteri resisten obat atau resistensi antibiotik (AMR).
Resistensi antibiotik adalah ketika obat antibiotik kehilangan kemampuannya untuk menghentikan pertumbuhan bakteri, atau tidak mampu membunuh bakteri.
Setelah mengonsumsi cokelat telur yang diproduksi Ferrero N.V/S.A di Belgia, sebagian besar korban langsung jatuh sakit diare dan muntah.
Salmonella adalah jenis bakteri yang relatif umum, dengan beberapa strain berbeda dan menyebabkan penyakit pada manusia.
Tapi strain salmonella typhimurium yang menyebabkan wabah ini, masuk kelompok yang berbahaya, karena resisten pada enam jenis antibiotik. Beruntungnya, resistensi bakteri ini tidak berlaku pada obat lini pertama yang digunakan untuk mengobati salmonella yang parah.
Kini laporan menunjukan sembilan orang dirawat di rumah sakit dengan infeksi salmonella parah setelah mengonsumsi cokelat.
Diprediksi ada kemungkinan, kasus rawat inap yang lebih banyak, tapi data WHO hanya memiliki 21 data kasus gejala dan tingkat keparahan tinggi. Beruntung, tidak ada kasus kematian yang dilaporkan terkait wabah ini.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4255 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1981 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1818 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1515 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1285 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan