Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 12 Oktober 2026
Pengguna Bisa Minta Google Hapus Informasi Pribadi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Google kini mengizinkan pengguna untuk menghapus nomor HP, email, hingga alamat rumah di Google Search. Kebijakan ini merupakan pembaruan dari sebelumnya, di mana Google memperbolehkan dihapusnya informasi akun bank dan kartu kredit.
"Pada pembaruan kebijakan kali ini, pengguna kini dapat meminta penghapusan jenis informasi lainnya jika mereka menemukannya di hasil penelusuran. Informasi ini termasuk kontak pribadi seperti nomor telepon, alamat email, atau alamat fisik," kata Google Indonesia dalam blog resminya, dikutip Senin (9/5/2022).
"Pembaruan kebijakan ini juga mencakup penghapusan informasi lainnya yang jika muncul di hasil penelusuran dapat menimbulkan risiko pencurian identitas, misalnya seperti kredensial untuk login ke akun," sambung Google.
Perusahaan mengatakan kalau informasi kontak pribadi yang muncul di internet dapat mengganggu dan bisa dipakai untuk cara berbahaya, seperti untuk kontak langsung tanpa izin atau menyebabkan cedera fisik.
"Kami pun telah menerima masukan dari pengguna bahwa dalam situasi tertentu, mereka ingin agar informasi semacam ini dapat dihapus dari Google Search," ungkapnya.
Ketika Google menerima permintaan penghapusan informasi pribadi, mereka akan mengevaluasi semua konten yang ada di situs. Ini dilakukan agar Google juga tak membatasi ketersediaan informasi bagi publik, contohnya seperti informasi dalam artikel berita.
Perusahaan juga akan mengevaluasi apakah konten itu termasuk dalam informasi publik dari situs pemerintah atau sumber resmi. Jika iya, maka Google
"Kami juga akan mengevaluasi apakah konten tersebut termasuk dalam informasi publik dari situs pemerintah atau sumber resmi. Jika demikian, kami tidak akan menghapusnya,"
Kendati begitu, Google mengaku kalau dihapusnya konten dari Search bukan berarti menghilangkannya dari internet. Oleh karenanya, Google menyarankan untuk langsung menghubungi situs peng-hosting konten.
"Memaksimalkan akses ke informasi sambil mendukung pengguna agar dapat mengontrol informasi identitas pribadi mereka adalah keseimbangan penting yang harus dicapai. Kami yakin, pembaruan ini merupakan langkah penting untuk mencapai tujuan ini sekaligus memberikan alat yang dibutuhkan pengguna untuk melindungi keamanan dan privasi mereka saat online," jelas Google.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4249 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1981 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1816 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1514 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1279 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan