Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 12 Oktober 2026
5 Tips Menggunakan Paylater secara Bijak
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Marketplace menawarkan kemudahan dalam berbelanja. Kemudahan itu bertambah sejak hadirnya paylater. Namun, tips menggunakan paylater secara bijak perlu dipahami agar terhindar dari jebakan utang paylater, sebuah layanan yang memungkinkan pelanggan berbelanja dengan cicilan pembayaran atau mirip utang.
Pengguna paylater biasanya akan dibebankan bunga tertentu yang jika diakumulasi pada harga barang maka nominalnya akan lebih tinggi jika dibandingkan dengan membayarnya secara langsung dan kontan.
Kemudahan berbentuk cicilan pembayaran ini sering mengelabuhi para pengguna yang menyangka jika belanja dengan paylater bisa begitu mudah tanpa menimbulkan konsekuensi.
Untuk itu, tips menggunakan paylater ini perlu direnungkan sebelum kamu benar-benar mengaktifkannya.
1. Pahami Tujuan Belanja
Memahami tujuan berbelanja, apalagi jika akan dibayar dengan paylater perlu diperhatikan. Perlu pembatasan yang tegas jika barang yang dibelanjakan sekadar sebagai pemenuh keinginan bukan kebutuhan. Kesenangan sesaat ini bisa menumpuk utang. Terlebih jika intensitas berbelanja setiap bulannya sangat tinggi.
2. Pahami Skema Pembayaran Paylater dan Bunganya
Hal lain yang tidak kalah penting adalah memahami skema pembayaran paylater. Antara lain jumlah cicilan yang wajib dibayarkan beserta besaran bunganya. Mindset yang perlu diterapkan setiap kali menggunakan paylater adalah berutang.
Dengan demikian, kamu perlu menyadari bahwa memakai paylater sama saja dengan membeli kesenangan yang seharusnya dinikmati di masa depan.
3. Perhatikan Legalitas
Penyedia layanan paylater adalah bisnis berbasis keuangan. Oleh sebab itu sebelum memutuskan menggunakan layanan paylater tertentu, pastikan kamu mengetahui legalitas lembaganya, misalnya diawasi OJK, dan berada di bawah perusahaan yang legal.
4. Pahami Kemampuan Bayar
Paylater sebagai utang memiliki kewajiban bayar dengan tenggat waktu tertentu. Jika gagal, biasanya setiap paylater akan menerapkan denda dengan perhitungan masing-masing. Pastikan kamu memiliki kemampuan untuk membayar utang tersebut jika ingin berbelanja dengan paylater. Jika tidak, jangan sampai nekat dan kewajiban utang justru membengkak.
5. Gunakan Hanya Jika Kepepet
Jangan pernah menggunakan paylater kecuali hanya jika sedang dalam keadaan terpepet. Paylater untuk membeli keinginan bukan kebutuhan bisa ditunda sampai uang benar-benar terkumpul. Di samping itu, buat perencanaan keuangan sehingga masih tetap bisa memiliki tabungan setiap bulan.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4249 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1981 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1816 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1514 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1279 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan