Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 27 Agustus 2026
Saling Senggol Berujung Keributan di Kafe, Anggota TNI Tewas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Keributan yang terjadi di Tokyo Space Cafe, Bandar Lampung, Minggu (15/5/2022) dini hari, sekitar pukul 01.30 WIB, mengakibatkan seorang anggota TNI tewas. Korban tewas dalam peristiwa keributan di Tokyo Space Cafe tersebut diduga anggota TNI AD. Korban tewas dengan luka tusukan senjata tajam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban merupakan onggota TNI AD berinisial AAS. Korban meninggal dunia akibat luka tusuk dibagian dada sebelah kiri setelah dibawa ke Rumah Sakit Graha Husada Bandar Lampung.
Peristiwa pengeroyokan di Tokyo Space Cafe, dipicu aksi saling senggol. Keributan berawal ketika musik sedang berlangsung.
Menurut keterangan salah seorang pegawai di kafe tersebut, peristiwa keributan berawal dari saling senggol dan saling tidak terima saat musik berlangsung di dalam kafe hingga terjadilah keributan hingga berujung pengeroyokan dan penusukan terhadap seorang anggota TNI AD.
"Setelah terjadi keributan, saya lihat ada bercak darah di lantai tempat kejadian," ujarnya, Minggu (15/5/2022).
Setelah korban mengalami penusukan, korban dibawa oleh empat orang rekannya ke dalam sebuah mobil sedan warna putih untuk dibawa ke rumah sakit.
Setelah kejadian penusukan terhadap anggota TNI tersebut, petuga Polres Bandar Lampung dan Polda Lampung memasang garis polisi di tempat kejadian perkara dan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Devi Sujana membenarkan peristiwa keributan di Tokyo Space Cafe yang berujung pengeroyokan dan penusukan seorang anggota TNI.
Devi Sujana juga membenarkan pristiwa tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia.
"Benar, satu orang meninggal. Saat ini kami sedang pendalaman dengan memanggil saksi, olah TKP (tempat kejadian perkara)," kata Kompol Devi Sujana, Minggu (15/5/2022).
Devi Sujana mengungkapkan, saat ini ada empat orang saksi yang dibawa ke Mapolresta Bandar Lampung untuk dimintai keterangan sebagai saksi, mengenai kronologi kejadian, ia belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut.
Mengenai identitas pelaku pengeroyokan, Devi pun mengatakan masih dalam penyelidikan.
"Belum ada, nanti setelah pemeriksaan akan kami sampaikan," ujar Kompol Devi Sujana.(sumber: beritasatu.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4689 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2500 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2140 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1762 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1185 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun