Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 8 Juli 2026
Bos Induk Shopee "Kehilangan" Harta Rp250 Triliun
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beberapa bulan lalu, Forrest Li, pendiri dan CEO SEA Ltd (induk Shopee dan Garena) pernah menyandang predikat orang terkaya di Singapura dengan harta US$22 miliar atau setara Rp319 triliun (asumsi Rp14.500/US$).
Namun berdasarkan Bloomberg Billionaires Index, kini kekayaan tinggal US$4,7 miliar (Rp68,15 triliun). Artinya kekayaannya menyusut sebesar Rp250,85 triliun dan tak lagi mendapat predikat sebagai orang terkaya di Singapura.
Turun drastisnya kekayaan Forrest Li dampak dari turunnya harga saham SEA di bursa saham Amerika serikat yang membuat kapitalisasi pasar perusahaan sebesar US$1 triliun hilang. Sentimennya dari mulai dari penutupan operasi Shopee di India dan Prancis hingga laporan keuangan yang mengecewakan.
Pada hari ini (17/5/2022), SEA akan mempublikasikan laporan keuangan, analis memperkirakan kerugian perusahaan bisa lebih dari US$740 juta. Rugi bersih SEA telah membengkak pada kuartal pertama tahun lalu karena perusahaan mempercepat ekspansinya.
Bagi analis penurunan kekayaan Forrest Li sebesar 80% dari Oktober 2021 lalu ini menunjukkan kerentanan saham sektor teknologi. Peningkatan pesat kekayaan ini ditopang meningkatnya oleh tingginya permintaan untuk layanan mereka seperti e-commerce Shopee dan game Garena selama pandemi Covid-19.
Namun hal ini terancam adanya perang Ukraina dan Rusia dan kenaikan suku bunga acuan karena bank sentral akan berusaha untuk mengendalikan inflasi yang sudah naik.
"SEA akan menghadapi tantangan yang meningkat pada tahun 2022," ujar Shawn Yang, managing director Blue Lotus Capital, yang memangkas target harga SEA dari US$180 per saham menjadi US$105 pada 10 Mei lalu.
Seorang perwakilan SEA menolak berkomentar mengenai hal ini kepada Channel News Asia.
Meski begitu, turunnya kekayaan para bos sektor teknologi tak hanya dialami Forrest Li. Eric Yuan, bos Zoom kehilangan kekayaan US$4,4 miliar. Jeff Bezos pendiri Amazon kehilangan kekayaan US$58 miliar.(sumber: cnbcindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3625 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1194 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1164 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1042 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun