Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Empat Proyek Jalan di Karangasem Gagal Tender, Dampak Harga Material Naik

Selasa, 19 Mei 2026, 14:21 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Empat Proyek Jalan di Karangasem Gagal Tender, Dampak Harga Material Naik.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Sejumlah proyek strategis daerah (PSD) di Kabupaten Karangasem mengalami gagal tender akibat kenaikan harga bahan material yang dipicu dampak perang di Timur Tengah. Total nilai proyek yang terdampak mencapai hampir Rp10 miliar.

Kondisi tersebut dibenarkan Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Karangasem, I Wayan Artawan saat mendampingi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata meninjau proyek perbaikan jalan di Karangasem, Selasa (19/5/2026).

Artawan mengungkapkan, terdapat empat paket proyek PSD yang gagal tender karena tidak ada rekanan yang mengajukan penawaran. Tender sebelumnya dilakukan menggunakan acuan harga lama, sementara harga material di lapangan telah mengalami kenaikan signifikan.

"Memang 4 proyek ini paling belakang ditenderkan, 2 proyek jalan di Kubu, Satu di Bebandem dan Satu di Rendang karena sempat tertunda akibat adanya reviuw dari IRDA, tapi setelah ditenderkan teryata tidak ada yang nenawar," ujarnya.

Ia menjelaskan, proyek yang gagal tender tersebut terdiri dari dua proyek jalan di Kecamatan Kubu, satu proyek di Kecamatan Bebandem, dan satu proyek lainnya di Kecamatan Rendang.

Menurut Artawan, keterlambatan proses tender juga dipengaruhi adanya review dari Inspektorat Daerah (IRDA), sehingga pelaksanaan tender dilakukan belakangan ketika harga material sudah mengalami lonjakan.

Dinas PUPR Karangasem memastikan akan segera melakukan evaluasi serta survei harga terbaru untuk menyesuaikan kondisi pasar saat ini. Langkah tersebut dilakukan sebelum proyek kembali ditenderkan.

"Proses perubahan harga tidak sampai sebulan, semoga bisa segera diterderkan kembali," tandasnya.

Pemerintah Kabupaten Karangasem berharap penyesuaian Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sesuai kondisi terkini dapat menarik minat kontraktor agar proyek strategis daerah tetap berjalan dan perbaikan infrastruktur jalan tidak mengalami keterlambatan berkepanjangan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami