Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 17 Mei 2026
Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali ke Turis Asing
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mempromosikan sejarah Bali melalui paket field trip ke wisata Monumen Bajra Sandhi kepada delegasi acara Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022.
Monumen yang berlokasi di Renon, Denpasar, Bali ini mempunyai nama lain yaitu Monumen Perjuangan Rakyat Bali. Monumen tersebut menjadi bukti perjuangan rakyat Bali dalam melawan penjajah.
Menurut keterangan salah seorang tour guide Dewo Made Sudana, Rabu (24/5/2022), monumen ini dibangun untuk memberi penghormatan kepada para pahlawan yang melawan penjajah.
“Dibangunnya monumen ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme, cinta tanah air kepada generasi muda, khususnya masyarakat Bali. Oleh karenanya, diputuskan untuk dibangun monumen ini,” ujar Dewo dalam rilis yang diterima Kompas.com, Rabu.
Monumen Bajra Sandhi menjadi suatu daya tarik bagi wisatawan nusantara ataupun wisatawan mancanegara. Sebab, memiliki desain yang unik dan keindahan tersendiri. Bagian dari Monumen Bajra Sandhi Sebagai informasi, terdapat tiga bagian utama di Monumen Bajra Sandhi.
Bagian pertama, Nistaning Utama Mandala, terletak di lantai dasar gedung. Bagian ini dilengkapi dengan beberapa ruangan, seperti ruang pameran, informasi, administrasi, ruang rapat, hingga perpustakaan.
Sementara itu, bagian kedua adalah Madianing Utama Mandala. Bagian ini berada di lantai tengah dan menjadi tempat yang menampilkan 33 diorama perjuangan rakyat Bali dari waktu ke waktu.
Terdapat pula kolam ikan bundar yang diberi nama Puser Tasik. Kolam ikan ini makin indah dengan ornamen air mancur patung katak. Baca juga: Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam di Denpasar, Ada Monumen Bajra Sandhi “Bagian kedua ini adalah tempat utama untuk wisatawan mengenal sejarah Bali lewat 33 diorama dari waktu ke waktu,” kata Dewo.
Sedangkan bagian ketiga bernama Utamaning Utama Mandala. Bagian ini berada di lantai atas atau disebut ruang peninjauan. Pengunjung dapat menikmati pemandangan Kota Denpasar dari perspektif 360 derajat melalui lantai atas ini.
Promosi wisata untuk bangkitkan ekonomi dan lapangan kerja Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, dalam keterangannya, berharap delegasi GPDRR 2022 bisa menikmati keindahan hingga takjub dengan sejarah Bali melalui wisata Monumen Bejra Sandhi.
Selain itu, dengan mempromosikan kepada wisatawan, diharapkan akan semakin membangkitkan kinerja ekonomi dan membuka peluang kerja lebih luas. “Saya juga berharap dengan adanya GPDRR 2022, bisa berdampak kebangkitan ekonomani nasional, terbukanya peluang usaha, dan lapangan kerja seluas-luasnya,” ujar Menparekraf.
Untuk diketahui, Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) ke-7 yang bertema “Fostering Collaboration towards Sustainable Resilience”, pada 23 hingga 28 Mei 2022 di Bali.
Ajang GPDRR 2022 bertujuan untuk meningkatkan upaya melalui komunikasi dan koordinasi antara para pemangku kepentingan. Mulai dari pemerintah, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), organisasi dan institusi internasional, lembaga swadaya masyarakat, ilmuwan atau akademisi, hingga pelaku sektor swasta, mereka berbagi pengalaman. (Sumber: Kompas.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1495 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1128 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 973 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 861 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik