Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 7 Oktober 2026
Krisis Pangan Mengintai, Ramai-Ramai Tahan Ekspor Gula
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beberapa negara di dunia memutuskan untuk menahan sementara ekspor gula. Hal ini dilakukan untuk mengamankan kebutuhan dalam negeri yang saat ini terancam krisis. Terbaru, Kirgizstan menerapkan kebijakan terbaru ini selama enam bulan ke depan.
Kebijakan itu seiring dengan pasar gula yang mengalami peningkatan harga yang cukup tajam.
"Kirgizstan memberlakukan larangan kemungkinan ekspor massal gula dari Republik Kirgizstan, memastikan keamanan pangan negara itu dan menahan harga di pasar gula", kata kabinet dalam sebuah pernyataan pada Rabu, (1/6/2022) dikutip AFP.
Langkah ini sendiri sebelumnya juga diambil oleh Kazakhstan.
Negara itu mengalami kekurangan stok gula akibat pembelian massal yang dilakukan oleh masyarakat yang tinggal di Utara negara itu tepatnya di Perbatasan dengan Rusia.
Adapun, keputusan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mengirim pasukan ke Ukraina telah mengguncang pasar makanan global. Ini menyebabkan sejumlah negara memberlakukan batasan atau larangan langsung pada ekspor makanan untuk menahan inflasi.
Tak hanya di Asia Tengah, India juga memberlakukan pembatasan penjualan gula dan gandum ke luar negeri pada bulan lalu. Dalam sebuah keterangan, pemerintah Negeri Bollywood itu menyebut langkah ini dilakukan inflasi harga pangan di negara itu memang sudah dalam tahap mengkhawatirkan.(sumber: cnbcindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1464 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1233 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 679 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 571 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 544 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung