Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 5 Juli 2026
Krisis Pangan Mengintai, Ramai-Ramai Tahan Ekspor Gula
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beberapa negara di dunia memutuskan untuk menahan sementara ekspor gula. Hal ini dilakukan untuk mengamankan kebutuhan dalam negeri yang saat ini terancam krisis. Terbaru, Kirgizstan menerapkan kebijakan terbaru ini selama enam bulan ke depan.
Kebijakan itu seiring dengan pasar gula yang mengalami peningkatan harga yang cukup tajam.
"Kirgizstan memberlakukan larangan kemungkinan ekspor massal gula dari Republik Kirgizstan, memastikan keamanan pangan negara itu dan menahan harga di pasar gula", kata kabinet dalam sebuah pernyataan pada Rabu, (1/6/2022) dikutip AFP.
Langkah ini sendiri sebelumnya juga diambil oleh Kazakhstan.
Negara itu mengalami kekurangan stok gula akibat pembelian massal yang dilakukan oleh masyarakat yang tinggal di Utara negara itu tepatnya di Perbatasan dengan Rusia.
Adapun, keputusan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mengirim pasukan ke Ukraina telah mengguncang pasar makanan global. Ini menyebabkan sejumlah negara memberlakukan batasan atau larangan langsung pada ekspor makanan untuk menahan inflasi.
Tak hanya di Asia Tengah, India juga memberlakukan pembatasan penjualan gula dan gandum ke luar negeri pada bulan lalu. Dalam sebuah keterangan, pemerintah Negeri Bollywood itu menyebut langkah ini dilakukan inflasi harga pangan di negara itu memang sudah dalam tahap mengkhawatirkan.(sumber: cnbcindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3438 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1114 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 516 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 483 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun