Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 22 Agustus 2026
Google Meet dan Duo Resmi Digabung Jadi Satu
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Google mengumumkan kalau Meet dan Duo resmi digabung dalam satu platform. Penggabungan aplikasi ini akan dilakukan secara bertahap.
Dalam beberapa minggu ke depan, Google akan menambahkan semua fitur Meet ke aplikasi Duo.
Lalu di akhir tahun, aplikasi Google Duo akan diubah namanya menjadi Google Meet.
Artinya, Google Meet juga akan menjadi layanan komunikasi single video dari yang sebelumnya biasa digunakan untuk meeting atau video call grup, sebagaimana dikutip dari GSM Arena, Kamis (2/6/2022).
Google Meet sendiri awalnya ditujukan ke para pengguna bisnis yang menjadi pesaing Zoom. Sementara Google Duo adalah aplikasi perpesanan video yang bersaing dengan FaceTime Apple.
Jika kalian pengguna Duo, maka riwayat percakapan, kontak, dan pesan bakal tetap tersedia meskipun aplikasinya berubah menjadi Meet.
Fitur-fitur baru yang nantinya ada di Google Duo termasuk virtual backgrounds yang dapat disesuaikan, meeting berjadwal, chat.
Kemudian, live sharing konten, closed caption real-time, video call hingga 100 peserta, hingga peredam bising (noise cancellation).
Google Duo juga bakal terhubung dengan platform lain seperti Gmail, Calendar, Assistant, dan Messages.
Sementara aplikasi Google Meet yang saat ini ada di Gmail tidak akan terpengaruh sampai keduanya terhubung.
Akhir tahun nanti pengguna akan diarahkan untuk menginstal aplikasi Meet versi baru.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4621 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2426 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2079 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1680 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1120 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun