Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 12 Mei 2026
Cara Hindari Pretexting, Tidak Kecolongan Data Penting
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kejahatan di dunia digital sangat beragam, salah satunya adalah pretexting. Pretexting adalah upaya mengelabui seseorang untuk mendapatkan data pribadi.
Pelaku pretexting umumnya akan membuat skenario yang meyakinkan sehingga target akan membagikan data pribadi. Biasanya, pelaku akan berpura-pura menjadi pegawai bank, customer service, hingga pihak yang memberikan hadiah.
Oleh karena itu, pengguna harus meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati saat menerima telepon dari nomor asing. Menurut akun Instagram resmi Kemenkominfo, berikut ini tips agar terhindar dari pretexting:
1. Fokus dan jangan mudah percaya ketika pengguna menemukan seseorang yang mengatasnamakan pihak tertentu.
2. Jangan asal atau sembarangan memberikan data pribadi begitu saja.
3. Catat nomor pelaku dan laporkan atau informasikan kepada pihak resmi.
Sama seperti vouce phising, umumnya pelaku akan menggunakan gaya bicara yang dapat meyakinkan target, untuk mengikuti seluruh instruksi yang diberikan pelaku meskipun hanya dari suara. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1103 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 872 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 693 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 644 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik