Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Cara Hindari Pretexting, Tidak Kecolongan Data Penting

Senin, 20 Juni 2022, 18:05 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/Suara.com/Cara Hindari Pretexting, Tidak Kecolongan Data Penting

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Kejahatan di dunia digital sangat beragam, salah satunya adalah pretexting. Pretexting adalah upaya mengelabui seseorang untuk mendapatkan data pribadi.

Pelaku pretexting umumnya akan membuat skenario yang meyakinkan sehingga target akan membagikan data pribadi. Biasanya, pelaku akan berpura-pura menjadi pegawai bank, customer service, hingga pihak yang memberikan hadiah.

Oleh karena itu, pengguna harus meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati saat menerima telepon dari nomor asing. Menurut akun Instagram resmi Kemenkominfo, berikut ini tips agar terhindar dari pretexting:

1. Fokus dan jangan mudah percaya ketika pengguna menemukan seseorang yang mengatasnamakan pihak tertentu.

2. Jangan asal atau sembarangan memberikan data pribadi begitu saja.

3. Catat nomor pelaku dan laporkan atau informasikan kepada pihak resmi.

Sama seperti vouce phising, umumnya pelaku akan menggunakan gaya bicara yang dapat meyakinkan target, untuk mengikuti seluruh instruksi yang diberikan pelaku meskipun hanya dari suara. (Sumber: Suara.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami