Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Cara Hindari Pretexting, Tidak Kecolongan Data Penting
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kejahatan di dunia digital sangat beragam, salah satunya adalah pretexting. Pretexting adalah upaya mengelabui seseorang untuk mendapatkan data pribadi.
Pelaku pretexting umumnya akan membuat skenario yang meyakinkan sehingga target akan membagikan data pribadi. Biasanya, pelaku akan berpura-pura menjadi pegawai bank, customer service, hingga pihak yang memberikan hadiah.
Oleh karena itu, pengguna harus meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati saat menerima telepon dari nomor asing. Menurut akun Instagram resmi Kemenkominfo, berikut ini tips agar terhindar dari pretexting:
1. Fokus dan jangan mudah percaya ketika pengguna menemukan seseorang yang mengatasnamakan pihak tertentu.
2. Jangan asal atau sembarangan memberikan data pribadi begitu saja.
3. Catat nomor pelaku dan laporkan atau informasikan kepada pihak resmi.
Sama seperti vouce phising, umumnya pelaku akan menggunakan gaya bicara yang dapat meyakinkan target, untuk mengikuti seluruh instruksi yang diberikan pelaku meskipun hanya dari suara. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1167 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 708 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 504 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 476 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 415 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung