Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ini 11 Varian Haagen Dazs yang Dihentikan Penjualannya

Jumat, 22 Juli 2022, 15:06 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/Detik.com/Ini 11 Varian Haagen Dazs yang Dihentikan Penjualannya

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Beberapa varian es krim Haagen Dazs telah ditarik dari peredaran oleh BPOM. Penarikan ini karena beberapa variannya ditemukan mengandung etilen oksida.

Tak hanya itu, terdapat pula kebijakan bahwa bagi konsumen yang telah membeli produk Haagen Dazs dengan varian rasa yang ditarik dari pasaran dapat melakukan penukaran ke toko terdekat. Haagen azs sendiri melalui akun Instagram-nya mengonfirmasi telah menarik varian vanilla dari pasaran.

Kostumer yang telah membeli varian rasa vanilla tersebut dengan tanggal produksi 1 Juni 2021 hingga 15 Maret 2022 dan tanggal baik dikonsumsi sebelum 1 Agustus 2022 hingga 27 Juli 2023 untuk ditukarkan di seluruh outlet di Indonesia.

Sementara itu, Dita Soedarjo selaku pemilik menyebutkan bahwa 11 varian lainnya sementara dihentikan produksi untuk kenyamanan pelanggan dan kelanjutan penyelidikan. Berikut ini daftar varian es krim Haagen Dazs tersebut.

1. Cookies and cream kemasan minicup, pint, bulk can dan stickbar

2. Caramel biscuit and cream kemasan minicup, pint dan bulk can

3. Vanilla caramel almond kemasan stickbar

4. Tiramisu kemasan bulk can

5. Dark chocolate ganache and almond kemasan minicup, pint dan bulk can

6. Chocolate choc almond kemasan stickbar

7.Belgian chocolate kemasan minicup, pint dan bulk can

8. Blueberry and cream kemasan minicup dan pint

9. Matcha green tea and almond kemasan stickbar

10. Salted caramel kemasan pint dan stickbar

11. Macadamia but brittle kemasan stickbar

Hingga berita ini disusun, BPOM belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait jangka waktu penarikan es krim Haagen Dazs varian vanilla diberlakukan terkait kandungan etilen oksida.

Kandungan etilen oksida dalam produk ini berfungsi sebagai fumigen. Etilen oksida biasanya digunakan untuk makanan dan tekstil yang aman dalam jumlah tertentu. Etien Oksida merupakan gas dengan rumus kimia C2H4O. Codex Allimentarius Commision merupakan organisasi Internasional di bawah WHO/FAO belum mengatur batas ambang residu maksimal Etilen Oksida sehingga pengaturannya di berbagai negara pun beragam.

Pemerintah menghimbau apabila melihat produk – produk di atas masih berear, maka harus melaporkan ke BPOM melalui contact center HALOBPOM atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen Balai Besar atau Balai atau Loka POM di seluruh Indonesia.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami