Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 24 September 2026
Nadiem Hapus Tes Mata Pelajaran Untuk Masuk PTN
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, menghapus tes mata pelajaran dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN).
Ada tiga jalur masuk PTN yang dirancang Nadiem, yaitu seleksi berdasarkan prestasi, tes skolastik, dan tes mandiri yang diselenggarakan masing-masing perguruan tinggi.
Seleksi tes skolastik akan menguji kemampuan kognitif, penalaran matematika, literasi Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Tes berbeda dengan Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) yang selama ini dilakukan.
"Kali ini berbeda. Dalam seleksi ini, tidak ada lagi tes mata pelajaran, tetapi hanya tes skolastik yang mengukur empat hal," kata Nadiem dalam rilis tertulis, Rabu (7/9).
Sementara dua jalur lainnya, yakni melalui prestasi dan tes mandiri PTN, dipastikan juga tidak akan menguji tes mata pelajaran. Kemendikbudristek juga menegaskan tak ada pembedaan jurusan IPA dan IPS dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri.
"Nantinya peserta didik diharapkan agar menyadari bahwa semua mata pelajaran adalah penting dan agar mereka membangun prestasinya sesuai minat dan bakat," ucap Nadiem.
Nadiem menyebut seleksi lewat jalur prestasi akan menggantikan Seleksi Nasional Masuk PTN (SNMPTN).
Lewat jalur SNMPTN, calon mahasiswa sebelumnya dipisahkan berdasarkan jurusan di pendidikan menengah.
Kini, jalur prestasi hanya akan menyeleksi 50 persen nilai rata-rata rapor dan 50 persen sisanya diukur dari komponen minat dan bakat.
"Dengan demikian, peserta didik didorong untuk fokus pada keseluruhan pembelajaran serta menggali minat dan bakatnya sejak dini," katanya.
Sedangkan pada jalur tes mandiri oleh masing-masing PTN, pemerintah akan mengatur agar seleksi mandiri dilakukan secara lebih transparan. PTN juga harus melakukan beberapa hal sebelum dan setelah seleksi mandiri.
Sebelum tes mandiri, PTN wajib mengumumkan beberapa hal, mulai dari kuota yang dibutuhkan setiap program studi/fakultas; metode penilaian tes hingga besaran biaya atau metode penentuan besaran biaya yang dibebankan bagi calon mahasiswa yang lulus seleksi.
Kemudian pascates, PTN wajib mengumumkan jumlah peserta yang lulus seleksi dan sisa kuota yang belum terisi, masa sanggah bagi peserta tes, hingga tata cara penyanggahan hasil seleksi.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8348 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5766 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3611 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2441 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar