Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 10 Agustus 2026
Nadiem Hapus Tes Mata Pelajaran Untuk Masuk PTN
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, menghapus tes mata pelajaran dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN).
Ada tiga jalur masuk PTN yang dirancang Nadiem, yaitu seleksi berdasarkan prestasi, tes skolastik, dan tes mandiri yang diselenggarakan masing-masing perguruan tinggi.
Seleksi tes skolastik akan menguji kemampuan kognitif, penalaran matematika, literasi Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Tes berbeda dengan Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) yang selama ini dilakukan.
"Kali ini berbeda. Dalam seleksi ini, tidak ada lagi tes mata pelajaran, tetapi hanya tes skolastik yang mengukur empat hal," kata Nadiem dalam rilis tertulis, Rabu (7/9).
Sementara dua jalur lainnya, yakni melalui prestasi dan tes mandiri PTN, dipastikan juga tidak akan menguji tes mata pelajaran. Kemendikbudristek juga menegaskan tak ada pembedaan jurusan IPA dan IPS dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri.
"Nantinya peserta didik diharapkan agar menyadari bahwa semua mata pelajaran adalah penting dan agar mereka membangun prestasinya sesuai minat dan bakat," ucap Nadiem.
Nadiem menyebut seleksi lewat jalur prestasi akan menggantikan Seleksi Nasional Masuk PTN (SNMPTN).
Lewat jalur SNMPTN, calon mahasiswa sebelumnya dipisahkan berdasarkan jurusan di pendidikan menengah.
Kini, jalur prestasi hanya akan menyeleksi 50 persen nilai rata-rata rapor dan 50 persen sisanya diukur dari komponen minat dan bakat.
"Dengan demikian, peserta didik didorong untuk fokus pada keseluruhan pembelajaran serta menggali minat dan bakatnya sejak dini," katanya.
Sedangkan pada jalur tes mandiri oleh masing-masing PTN, pemerintah akan mengatur agar seleksi mandiri dilakukan secara lebih transparan. PTN juga harus melakukan beberapa hal sebelum dan setelah seleksi mandiri.
Sebelum tes mandiri, PTN wajib mengumumkan beberapa hal, mulai dari kuota yang dibutuhkan setiap program studi/fakultas; metode penilaian tes hingga besaran biaya atau metode penentuan besaran biaya yang dibebankan bagi calon mahasiswa yang lulus seleksi.
Kemudian pascates, PTN wajib mengumumkan jumlah peserta yang lulus seleksi dan sisa kuota yang belum terisi, masa sanggah bagi peserta tes, hingga tata cara penyanggahan hasil seleksi.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4439 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2114 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1551 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1008 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 940 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun