Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Film Tatu Diputar di Lapas Kerobokan, De Gadjah Jadi Inspirasi
BERITABALI.COM, BADUNG.
Lapas Perempuan Kelas II A Kerobokan, menggelar Nobar (nonton bareng) Film Tatu. Selain ditujukan untuk menghilangkan kepenatan para warga binaan, juga memberikan hiburan kepada warga binaan dan mampu memberikan pesan moral.
Film drama keluarga yang mengambil tema perjuangan seorang anak yang berjuang mengobati penyakitnya tanpa diketahui orang tuanya sehingga menimbulkan kesalahpahaman dengan orang tuanya merupakan karya dari salah satu konten kreator asal Bali, Puja Astawa.
Film Tatur merupakan film yang sangat spesial mengingat film ini selain bernuansa Bali dan mengambil lokasi syuting di Desa Tenganan, Karangasem yang asri dan indah. Film ini juga diperankan sekitar 40 orang pemain yang juga asli dari Bali.
Disebutkan oleh pemeran utama dalam film ini, Dewi Pradewi alasan melaksanakan nobar film ini di dalam Lapas karena Dewi Pradewi memiliki hubungan kedekatan dengan penghuni Lapas karena secara rutin mengajar Yoga di lapas.
Dirinya berjanji akan memutar film di tempat ini bersama dengan Puja Astawa sang Sutradara sekaligus penulis film Tatu. Tidak hanya itu, salah satu pemeran dalam Film ini juga pernah menjadi warga binaan, namun dengan semangat untuk merubah masa depan dan karir maka berjuang keras. Adalah sosok De'Gadjah yang juga menjadi inspirasi dalam film ini.
Dalam sambutannya Kepala Divisi Pemsyarakatan, Gun Gun Gunawan berpesan kepada warga binaan segala sesuatu yang berasal dari luar agar ditangkap dan diterima dengan baik, terus berkreatifitas menciptakan hasil karya dan jangan terbelenggu terali besi sehingga dapat menghasilkan kreatifitas yang bermanfaat untuk masyarakat.
"Penayangan film ini merupakan salah satu bentuk reintegrasi sosial dengan mendatangkan tamu dari pihak luar sehingga warga binaan dapat berbaur dengan masyarakat," ucap Gun Gun.
Baca juga:
Waktu SMA, De Gadjah Jadi "Kesayangan" Guru
Film ini memberikan pembelajaran bagi kita semua bagaimana dalam mengambil keputusan jangan cepat menyimpulkan, namun harus mampu melihat dari berbagai sudut pandang. Warga binaan Lapas Perempuan Kerobokan sangat antusias mengikuti nobar film ini.
Selain memberikan hiburan kepada warga binaan, film ini juga diharapkan mampu memberikan pesan moral kepada penonton. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan menerapkan protokol Kesehatan.
"Selain sebagai hiburan, semoga pemutaran-pemutaran film seperti ini dapat mengurangi kejenuhan dan kepenatan serta dapat mengambil pesan moral pada film tersebut," ungkapnya singkat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1539 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1161 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1008 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 887 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah