Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 30 September 2026
Yacht Raksasa Elit Rusia Tiba-Tiba Muncul di Hong Kong
BERITABALI.COM, DUNIA.
Yacht berukuran raksasa yang diduga terkait oligarki Rusia yang sedang kena sanksi Negara Barat berlabuh di Hong Kong. Yacht bernama The Nord sepanjang 142 meter yang dikatakan salah satu terbesar di dunia itu terpantau CNN berada di perairan Hong Kong pada Jumat (7/10).
Kapal yang setidaknya bernilai US$ 500 juta ini dipercaya milik miliuner industrial asal Rusia Alexey Mordashov.
Waktu ketibaan kapal itu di Hong Kong disebut pada Rabu (5/10) dari pelabuhan Vladivostok di Rusia, menurut Kementerian Kelautan Hong Kong. Sejauh ini tak ada informasi kapan yacht itu akan berlayar ke destinasi selanjutnya.
Nord saat ditemui mengibarkan bendera Rusia dengan nama 'Vladivostok' terpampang di buritan. Beberapa orang menggunakan seragam diduga kru terlihat di dek kapal.
Kementerian Kelautan Hong Kong mengatakan 'tak berkomentar atas setiap kasus masuknya kapal'. Namun kota ini diketahui mewajibkan pemilik kapal dari luar negeri mendapatkan izin dari otoritas untuk memasuki perairan.
"Kami mencatat bahwa negara-negara tertentu dapat menjatuhkan sanksi sepihak terhadap tempat-tempat tertentu atas dasar pertimbangan mereka sendiri," kata kementerian itu.
Tetapi pemerintah 'tidak akan menerapkan, kami juga tidak memiliki otoritas hukum untuk mengambil tindakan, sanksi sepihak yang dijatuhan yurisdiksi lain'.
Sanksi AS
Mordashov adalah salah satu orang terkaya Rusia. Estimasi kekayaannya US18,7 miliar menurut Bloomberg Billionaries Index. Taipan itu adalah chairman Severstal, perusahaan raksasa baja dan pertambangan Rusia yang memiliki 54 ribu karyawan di 69 negara.
Mordashov telah disanksi Amerika Serikat pada Juni lalu. Bukan cuma itu, tiga perusahaan Mordashov dan istri dan kedua anaknya juga kena sanksi.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dalam pernyataannya saat itu mengatakan bahwa Kementerian Keuangan telah mengambil tindakan lebih lanjut untuk 'menurunkan jaringan yang memungkinkan elit Rusia, termasuk Presiden [Vladimir] Putin, untuk secara anonim menggunakan aset mewah di seluruh dunia'.
AS bukan satu-satunya negara yang menindak orang kaya Rusia. Beberapa yacht terkait pengusaha Rusia telah disita pada tahun ini, termasuk di Spanyol, Jerman dan Inggris.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8556 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5908 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3710 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2536 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar