Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 12 Mei 2026
Polemik Tiket Masuk Desa Nagi, Begini Sikap Dishub Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Terkait pungutan Rp20.000 masuk ke areal Desa Adat Nagi, Desa dinas Petulu, Kecamatan Ubud, hingga kini masih menjadi pergunjingan di jagat media sosial. Namun, Dinas Perhubungan (Dishub) Gianyar bersikap datar atas pungutan tiket masuk desa sejak September itu.
Kepala Dishub Gianyar, Wayan Suamba mengaku tidak mendapatkan informasi resmi adanya tiket itu. Sebab, hal itu wewenang adat. Apalagi, kop tiket tertulis adat dan berisi pararem. “Itu ranah adat,” ujar dia.
Saat ditanya jika tarifnya lebih besar dari tarif parkir pemerintah. Bahkan lebih besar dari parkir bandara Ngurah Rai per jam hanya Rp 10.000.
“Kalau parkir dengan tarif Perda harus ada MoU dengan desa adat,” ujar dia.
Untuk diketahui, parkir sesuai perda bagi kendaraan roda empat hanya Rp 2.000. Sedangkan parkir motor Rp 1.000. Sebelumnya diberitakan, viral pungutan tiket masuk bagi kendaraan roda empat mencapai Rp 20.000.
Berdasarkan keterangan Bendesa Nagi, tiket masuk itu hanya berlaku bagi kendaraan yang menuju akomodasi wisata hotel dan vila yang tidak kerjasama dengan adat.
Apabila hanya melintas tidak perlu bayar. Tapi kalau mendrop atau menjemput tamu di vila atau hotel di luar kerjasama sama dikenakan tarif. Disamping itu, jalan yang dilalui merupakan jalan milik desa adat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1103 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 872 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 695 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 644 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik