Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
Kasus Anak DIrantai di Tabanan, Petugas Psikologis Disiapkan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Polres Tabanan akan melakukan pemeriksaan psikologis pada tersangka kasus kekerasan merantai anak. Direncanakan pemeriksaan psikologis akan dilakukan Kamis, (27/10) hari ini.
Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra menyebutkan, petugas psikologis merupakan tim gabungan.
“Kami libatkan tim dari Polda Bali dan pendampingan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlidungan Anak,” ujarnya.
Selain tersangka, juga akan dilakukan pemeriksaan psikologi pada dua korban yang merupakan anak kandung tersangka. Polisi ingin mengetahui, apakah mereka mengalami trauma pasca peristiwa yang menghebohkan ini.
“Sebenarnya direncanakan pada Selasa, (25/10). Karena sudah sore akhirnya diundur,” ujarnya.
Sebelumnya, dua anak di Tabanan diikat dengan rantai oleh orangutan kandungnya yang kini menjadi tersangka bersama pacarnya. Peristiwa ini terjadi di sebuah rumah di Jalan Walet, Nomor 2, Lingkungan, Banjar Gerang, Pasekan Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan pada Sabtu, (22/10) malam.
Peristiwa ini diketahui oleh warga yang mendengar teriakan kedua bocah, paling besar usainya 6 tahun dan paling kecil berusia 3 tahun. Pihak kepolisian pun telah menetapkan ibu kandung mereka yakni, Urai Dita Widyastuti, 40 tahun dan pacarnya sekaligus pemilik rumah I Made Sulendra Suryaadmaja, 34 tahun sebagai tersangka.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1177 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 917 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 749 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 685 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik