Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 2 Oktober 2026
Alasan Kejuaraan Dunia Esports di Bali Masuk Guinness Book World of Record
BERITABALI.COM, BADUNG.
Ketua Harian PB ESI, Bambang Sunarwibowo mengatakan Kejuaraan Dunia Esport di Bali berhasil masuk di Guinness Book World of Record. Kompetisi tersebut berhasil mencetak sejarah baru sebagai turnamen Esports terbesar yang pernah diadakan dan diikuti 105 negara.
Tak heran, jika Kejuaraan Dunia Esports di Bali itu langsung masuk ke dalam Guinness Book of World Records. Namun, banyaknya jumlah negara yang mengikuti kejuaraan ini bukanlah satu-satunya alasan.
Alasan lainnya yakni karena ajang tersebut menjadi kejuaraan Esports terbesar yang pernah diadakan di outdoor atau luar ruangan. Pencatatan ini tentu saja membagakan bagi Indonesia.
Menutut Bambang, selain membanggakan, hal ini juga membuktikan keseriusan Indonesia dan PB ESI dalam mengembangkan Esports. Hal tersebut merupakan upaya agar Esports dapat semakin diminati dan berprestasi di kancah internasional.
Baca juga:
Liga Esports Nasional Digelar Mulai 2023
Hal ini sejalan dengan komitmen PB ESI, yakni mengembangkan ekosistem Esports yang ada di berbagai daerah. PB ESI pun terus melakukan pembinaan sehingga atlet-atlet Esports Indonesia dapat memperoleh prestasi di level internasional.
Pencatatan ini juga tentu tak lepas dari persiapan yang matang pula. Presiden International Esports Federation (IESF), Vald Marinescu mengatakan, kompetisi kelas dunia Esports World Championship ke-14 di Bali tahun 2022 telah dipersiapkan dengan baik.
Pihaknya mengapresiasi loyalitas kepanitiaan Indonesia yang sangat baik dalam mempersiapkan kompetisi ini. Hal tersebut juga berdampak baik ke para atlet dan delegasi dari berbagai negara karena merasa nyaman.
Terkait pencatatan di Guinness Book World of Record, Vlad juga menilai hal tersebut pantas didapatkan. Pasalnya, Kejuaraan Dunia Esports di Bali ini menjadi yang terbesar dalam sejarah kejuaraan Esports, melibatkan banyak negara, serta digelar di outdoor. (sumber: liputan6.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 266 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 208 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 201 Kali
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 185 Kali
Karyawan Toko di Sukawati Curi Rp73 Juta, Kabur ke Banyuwangi
Dibaca: 172 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar