Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Satu Korban Pikap Terbalik dari Pura Dalem Puri Besakih Dinyatakan Meninggal
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Satu dari 17 korban dalam insiden kecelakaan tunggal kendaraan pikap yang mengangkut pemedek usai sembahyang di Pura Dalem Puri Besakih dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat perawatan intensif di RSUD Karangasem.
Kabid Pelayanan RSUD Karangasem, dr. I Komang Wirya dikonfirmasi, Selasa (24/1/2023) membenarkan kabar duka tersebut. Ia mengatakan, korban meninggal dunia atas nama Ni Nyoman Rawit, yang bersangkutan mengalami luka serius pada bagian kepala, saat menjalani perawatan kondisi korban menurun dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
"Kami di RSUD Karangasem menerima pasien korban kecelakaan lalu-lintas kemarin itu sebanyak 6 orang, dua orang diantaranya anak-anak siswa SD dan 4 orang lainnya dari tulamben penumpang mobil. Dari seluruh pasien tersebut, 3 orang kami rawat disini, 2 orang kami rujuk ke RS Sanglah dengan kondisi cedera kepala berat sedangkan satu korban dari tulamben meninggal dunia di UGD," kata mantan Kepala Puskesmas Abang 1 tersebut.
Sementara itu, usai kecelakaan, pengemudi pikap, I Wayan Natra berikut barang bukti langsung diamankan Satlantas Polres Karangasem untuk penyelidikan lebih lanjut.
"Sopir dan kendaraan sudah kita amankan untuk penyelidikan lebih lanjut," terang Kasat Lantas Polres Karangasem, AKP. Wahyu Joko Nugroho.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1528 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1149 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1001 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 881 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah