Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Alasan Mengapa Osteoporosis Lebih Sering Terjadi pada Wanita

Kamis, 9 Februari 2023, 16:45 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Alasan Mengapa Osteoporosis Lebih Sering Terjadi pada Wanita.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Penyakit tulang memang ada-ada saja. Tulang yang tidak sehat alias mudah sakit-sakitan membuat tubuh menjadi tidak bebas untuk beraktivitas.

Masalah penyakit tulang juga tidak hanya menimpa orang dewasa dan lansia saja, melainkan remaja juga bisa mengalami masalah pada sendi dan tulang.

Hal yang paling sering terjadi akibat dari kebiasaan gaya hidup buruk dan kurangnya pemahaman mengenai asupan nutrisi yang cukup bagi tubuh. Salah satu penyakit tulang yang harus diwaspadai ialah osteoporosis. Muncul pertanyaan, mengapa osteoporosis lebih sering terjadi pada wanita?

Penyakit Osteoporosis

Osteoporosis merupakan penyakit kondisi di mana kepadatan tulang yang mulai berkurang. Hal ini membuat tulang menjadi keropos dan mudah patah. Menakutkannya, penyakit ini bisa dialami atau diderita oleh siapa saja, baik itu orang dewasa, bahkan anak-anak sekalipun.

Adanya fakta jika penyakit ini juga akan lebih sering terjadi pada wanita yang sudah memasuki masa menopause. Penyebab utamanya ialah kemampuan tubuh yang menurun dalam regenerasi tulang, sehingga kepadatan tulang menjadi berkurang.

Tidak hanya faktor usia saja, ada berbagai macam faktor lain yang bisa memicu meningkatnya risiko osteoporosis pada seseorang, seperti kekurangan vitamin D, jarang berolahraga, hingga kebiasaan buruk merokok.

Dalam istilah lain, penyakit osteoporosis lebih dikenal sebagai silent disease alias penyakit sunyi. Mengapa dikatakan demikian? Karena, pengidap tidak merasakan gejala apapun pada tahapan awal penyakit.

Namun, jika kondisi tulang sudah mulai melemah akibat dari osteoporosis, gejala yang timbul bisa berupa sakit punggung, postur yang membungkuk, hingga tulang yang mudah patah.

Alasan Mengapa Osteoporosis Lebih Sering Terjadi pada Wanita

Sudah disinggung sedikit di atas bahwasannya penyakit ini akan lebih cenderung diderita oleh wanita, ketimbang pria. Apa yang menjadi penyebabnya?

Saat memasuki masa menopause, wanita akan lebih sering mengalami penyakit ini. Kondisi ini terjadi karena berkurangnya kadar hormon estrogen yang memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan dan kepadatan tulang.

Hal tersebut bisa terjadi karena wanita yang terlahir dengan ukuran tulang lebih kecil dan lebih tipis dibandingkan dengan pria. Perlu diketahui bahwa usia 30 tahun merupakan puncaknya massa tulang. Maka dari itu, direkomendasikan untuk melakukan gaya hidup sehat dan memenuhi kebutuhan kalsium harian.

Salah satu caranya bisa dengan konsumsi Susu Etawalin sebagai susu untuk sendi dan tulang terbaik untuk mengatasi masalah sendi dan tulang yang biasa terjadi pada orang dewasa maupun lansia.

Disarankan juga untuk menjaga kesehatan tulang dengan melakukan aktivitas olahraga. Contohnya, seperti lari, trampolin, lompat tali, maupun aerobik.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/adv



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami