Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Penjelasan BMKG Soal Gempa 4,6 di Klungkung Dini Hari Tadi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Klungkung diguncang gempa berkekuatan magnitudo 4,6 pada Selasa (4/4/2023) dini hari tadi.
Guncangan gempa terasa hingga Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gempa Klungkung dilaporkan berlokasi pada 8,87 lintang selatan dan 115,68 bujur timur.
Baca juga:
Gempa Bumi Magnitudo 5,0 di Lembata NTT
Gempa dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia di bawah lempeng Eurasia pada zona intraslab.
“Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia di bawah lempeng Eurasia pada zona intraslab," kata Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Ardhianto Septhiadi, Selasa, 4 April 2023.
Dari hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault). Berdasarkan laporan masyarakat guncangan dirasakan di wilayah NTB seperti Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, Mataram.
Baca juga:
Karangasem Diguncang Gempa Pagi Ini
Lalu, dari Bali terasa Karangasem, Kuta, Denpasar III MMI atau seperti getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
“Hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempa bumi tektonik menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” ujarnya.
Masyarakat diminta waspada dan bisa memastikan kondisi bangunan. Jika melihat bangunan retak atau rusak agar segera dihindari. (sumber: vivanews.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4554 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2360 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2015 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1620 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1065 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun