Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 3 Oktober 2026
Korban Tewas Akibat Banjir Bandang di Kenya Bertambah Jadi 76 Orang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Korban tewas akibat banjir-bandang">banjir bandang di Kenya bertambah menjadi 76 orang. Banjir itu menenggelamkan ibu kota Kenya sebagai dampak dari hujan lebat yang mengguyur sejak Maret lalu.
Sedangkan, 29 orang mengalami luka-luka dan 19 orang lainnya dilaporkan hilang.
"Kami sangat menyesal karena mengumumkan hilangnya enam nyawa tambahan secara tragis dalam 12 jam terakhir. Sehingga totalnya (korban tewas) menjadi 76 orang," kata Isaac Mwaura selaku juru bicara pemerintah, dikutip dari AFP, Sabtu (27/4).
Mwaura juga mengungkapkan kondisi di Nairobi akibat banjir-bandang">banjir bandang. Dia mengatakan korban tewas di ibu kota Kenya itu mencapai 32 orang.
Banjir bandang itu menyebabkan lebih dari 130 orang dari 24 ribu rumah tangga mengungsi.
"Nairobi saat ini mengalami dampak tertinggi dengan jumlah korban tewas yang signifikan sebanyak 32 orang dan 16.909 rumah tangga mengungsi," tambahnya.
Selain itu, Mwaura juga mengatakan lima bendungan di sepanjang sungai Tana telah mencapai kapasitas total. Hal tersebut diprediksi wilayah tersebut bakal ada luapan besar dalam 24 jam ke depan.
"Diprediksi akan terjadi luapan besar-besaran di hilir dalam 24 jam ke depan. Warga di wilayah tersebut diimbau mengungsi ke tempat yang lebih tinggi," imbaunya.
Kenya dan sejumlah negara di Afrika Timur dilanda hujan yang lebih lebat dari biasanya selama beberapa minggu terakhir. Kondisi tersebut diperparah dengan fenomena El Nino.
El Nino sering kali menimbulkan dampak buruk di Afrika Timur, wilayah yang sudah berulang kali dilanda guncangan iklim.
Baca juga:
AS Tolak Setop Kirim Senjata ke Israel
Akhir tahun lalu lebih dari 300 orang tewas akibat hujan lebat dan banjir di Kenya, Somalia dan Ethiopia, ketika wilayah tersebut sedang berusaha pulih dari kekeringan terburuk dalam empat dekade.
Dari Oktober 1997 hingga Januari 1998, banjir besar menyebabkan lebih dari 6.000 kematian di lima negara di kawasan ini. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1078 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 417 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 369 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 331 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 271 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar