Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 7 Oktober 2026
Jokowi Terbang ke Sumbar Tinjau Lokasi dan Korban Banjir Bandang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara Iriana bertolak menuju Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) untuk meninjau lokasi dan korban banjir bandang.
Dalam keterangan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Jokowi dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (21/5) sekitar pukul 06.30 WIB.
Jokowi dijadwalkan mendarat di Bandara Internasional Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman untuk kemudian langsung menuju salah satu lokasi terdampak bencana banjir bandang di Kabupaten Agam dengan berkendara mobil.
Presiden Jokowi dan rombongan selanjjtnya dijadwalkan menuju Lapangan Batu Taba, Kabupaten Agam untuk meninjau posko tanggap darurat sekaligus menyerahkan santunan duka dan bantuan bagi keluarga korban terdampak bencana.
Jokowi dan Iriana kemudian akan kembali menuju Bandara Internasional Minangkabau untuk kemudian lepas landas kembali ke Jakarta pada siang hari.
Adapun turut mendampingi Presiden Jokowi dalam penerbangan menuju Sumatera Barat yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Rudy Saladin, Komandan Paspampres Mayjen TNI Achiruddin, serta Plt. Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden M. Yusuf Permana.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sampai dengan Sabtu (18/5), 61 orang meninggal dunia imbas banjir lahar hujan atau 'galodo' yang melanda sejumlah wilayah Sumatera Barat.
BNPB merinci, sebanyak 29 orang meninggal dari Kabupaten Tanah Datar, 22 orang dari Kabupaten Agam, dua orang dari Kota Padang Panjang, dua orang dari Kota Padang, satu orang dari Padang Pariaman, dan lima lainnya belum teridentifikasi.
Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat juga mencatat kerugian sementara akibat bencana banjir dan banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di provinsi itu berdasarkan hitung cepat diperkirakan mencapai Rp108,38 miliar. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1434 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1215 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 662 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 558 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 528 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung