Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 30 September 2026
10 Warga Masih Hilang, Operasi Pencarian Korban Banjir Sumbar Ditutup
beritabali.com/cnnindonesia.com/10 Warga Masih Hilang, Operasi Pencarian Korban Banjir Sumbar Ditutup
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Operasi pencarian korban banjir bandang dan banjir lahar dingin Gunung Marapi, Sumatra Barat, resmi ditutup, Sabtu (8/6), saat masih ada 10 orang korban lagi yang belum ditemukan.
Keputusan untuk menghentikan pencarian korban tersebut sejalan dengan berakhirnya masa tanggap darurat bencana pada hari ini.
Kepala Kantor SAR Padang Abdul Malik mengatakan pihak keluarga korban telah sepakat dengan dihentikan operasi SAR pencarian.
"Operasi SAR ditutup hari ini, karena tidak ditemukan (lagi) tanda-tanda keberadaan korban, sehingga operasi sudah tidak efektif lagi," kata Abdul kepada wartawan.
Hingga kini, masih ada 10 orang korban bencana di Kabupaten Tanah Datar yang belum ditemukan.Meski pencarian sudah diperpanjang dan diperluas hingga ke Kabupaten Sijunjung dan perbatasan dengan Kuantan Singingi, Riau, namun tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Kata Abdul Malik, seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR telah kembali ke kesatuan masing-masing.
"Pada pukul 09.00 WIB dilakukan debriefing, unsur-unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing," ujarnya.
Masa tanggap darurat
Bupati Tanah Datar Eka Putra menjelaskan masa tanggap darurat diakhiri dan akan berlanjut ke masa transisi untuk rehabilitasi dan rekonstruksi.
'Hari ini, kita sepakat untuk mengakhiri masa tanggap darurat dan masuk ke masa transisi rehab rekon," kata dia kepada CNNIndonesia.com.
Sebelumnya, melalui SK Bupati no100.3.3.2/189/BPBD-2024tentang status tanggap darurat bencana banjir lahar dingin, banjir bandang dan longsor, masa tanggap darurat ditetapkan mulai 11 Mei 25 Mei 2025 yang kemudian diperpanjang hingga 8 Juni 2024.
Musibah banjir bandang dan lahar dingin menerjang sejumlah daerah di Sumatra Barat pada Sabtu (11/5) malam. Bencana itu menyebabkan 63 orang meninggal dunia, merusak ratusan rumah dan memaksa ribuan orang mengungsi. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8591 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5935 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3737 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2561 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar