Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 12 Mei 2026
Amitaba: Pilkada Bukan Ajang Perebutan Kekuasaan, Tapi Momentum Kemajuan Bali
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Di tengah dinamika politik menjelang Pilpres dan Pilkada 2024, Made Arya Amitaba, Direktur Utama BPR Kanti, menyampaikan pesan optimisme dan kebersamaan untuk masyarakat Bali.
Dalam wawancara di Batubulan, Kabupaten Gianyar, dia menekankan pentingnya menjaga semangat persatuan di tengah perbedaan politik yang ada.
"Kita harus optimis, apapun hasilnya nanti, kita harus maju bersama. Persatuan sangat penting di tengah dinamika politik yang berkembang," ujar Amitaba dengan penuh semangat.
Keoptimisan tersebut, menurut Amitaba, bukan tanpa alasan. Terutama bagi sektor perbankan, yang sangat bergantung pada perekonomian Bali yang berfokus pada pariwisata.
"Pariwisata adalah nyawa Bali, dan pariwisata itu tak lepas dari adat dan budaya Bali," tambahnya.
Sebagai salah satu sektor penopang utama ekonomi Bali, keberlanjutan industri pariwisata menjadi kunci bagi kesejahteraan masyarakat Bali.
Amitaba juga berharap agar Pilkada 2024 bisa dilihat sebagai bagian dari rutinitas demokrasi lima tahunan, bukan sebagai peristiwa yang memecah belah masyarakat.
"Politik harus menjadi sarana untuk pemberdayaan Bali, bukan ajang pencitraan atau perebutan kekuasaan semata. Kita berharap Pilkada ini menjadi momentum untuk kemajuan Bali secara menyeluruh," jelasnya.
Tantangan terbesar yang dihadapi, menurutnya, adalah menghindari politik dinasti yang dapat mengganggu keberagaman dan prinsip demokrasi di Bali.
"Politik itu seharusnya biasa saja, tidak perlu dianggap sebagai hal yang luar biasa. Perbedaan dalam politik hanya sementara. Setelah itu, kita harus kembali bersatu untuk memperkuat Bali," tambah Amitaba.
Bali, yang dikenal dengan kekayaan tradisi dan adatnya, mengharapkan agar seluruh elemen masyarakat dapat tetap menjaga nilai-nilai kebersamaan.
"Jika bukan kita yang memperkuat Bali, siapa lagi? Hanya masyarakat Bali yang bisa mempertahankan Bali. Mari kita menjaga kebersamaan, saling mendukung, dan berpegang teguh pada filosofi sagilik, sagukuk, salulung, sabayan taka, sarpanaya," tegasnya.
Optimisme dan kebersamaan ini, menurutnya, akan menjadi kunci untuk masa depan Bali pasca-Pilkada. Amitaba berharap nilai-nilai ini dapat menjadi teladan bagi daerah lain di Indonesia, agar seluruh bangsa dapat belajar dari semangat persatuan dan kebersamaan yang ada di Bali.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1114 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 879 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 702 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 649 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik