Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Harga Cabai di Klungkung Makin Pedas Jelang Nataru
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Harga cabai di Klungkung menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 mulai merangkak naik sejak beberapa hari terakhir.
Seperti yang diungkapkan salah seorang pedagang cabai di Pasar Galiran Klungkung, Dewa Ayu Artini misalnya. Harga cabai rawit perlahan naik sejak 2 hari lalu hingga kini menembus harga Rp45 ribu per kilogramnya.
"Ya cabai naik harganya, awalnya Rp35 ribu sekilo, tapi naik bertahap menjadi Rp40 ribu kemarin dan hari ini menjadi Rp45 ribu," ujarnya, Jumat (20/12/2024).
Menurutnya, penyebab melonjaknya harga cabai belakangan ini kemungkinan karena dipengaruhi oleh kondisi cuaca sehingga berpengaruh terhadap ketersediaan dan pendistribusian cabai di pasaran.
Di pihak lain, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pemkab Klungkung, hari ini langsung terjun melakukan monitoring harga dan ketersediaan komoditas pangan di Pasar Galiran Klungkung untuk mengantisipasi lonjakan harga yang kerap terjadi di penghujung tahun.
"Dari hasil pengecekan, harga daging ayam mengalami kenaikan dari harga normal Rp30 ribu menjadi Rp35 ribu per kilogram. Meskipun ketersediaan daging ayam diakui pedagang masih sangat tercukupi. Begitu juga dengan harga telur ayam yang normalnya Rp. 45 ribu per tray, menjadi Rp.48 ribu per tray. Ketersediannya pun masih aman," kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Klungkung, Luh Ketut Ari Citrawati.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4528 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2341 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1986 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1604 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1046 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun